Ratusan Peserta Ikut E-Sports UM Kendari 2026, Juara Melaju ke Turnamen Nasional

Kendari – Ratusan peserta mengikuti Turnamen E-Sports Championship 2026 yang digelar Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari pada 25 – 27 September 2026. Juara kategori mahasiswa dalam kompetisi tersebut dipastikan mewakili UM Kendari pada turnamen esports tingkat nasional di UM Jakarta pada Oktober 2026 mendatang.
Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-25 UM Kendari itu mempertandingkan kategori pelajar dan mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Sulawesi Tenggara (Sultra).
Pada kategori pelajar, sebanyak 42 sekolah dari Kota Kendari, Konawe Selatan (Konsel), Konawe, Konawe Utara (Konut), Konawe Kepulauan (Konkep), dan Kolaka ikut berpartisipasi. Jumlah pesertanya mencapai 282 orang.
Sementara kategori mahasiswa PTMA diikuti 162 peserta. Seluruh pertandingan berlangsung di kampus UM Kendari dengan Mobile Legends sebagai cabang yang dipertandingkan.
Ketua Pelaksana Turnamen E-Sports Championship 2026, Ary Tamtama, mengatakan hasil kompetisi kategori mahasiswa menjadi bagian dari proses penentuan wakil UM Kendari pada ajang tingkat nasional.
“Mahasiswa yang menjadi juara akan mewakili Universitas Muhammadiyah Kendari pada turnamen esports tingkat nasional yang akan dilaksanakan di UM Jakarta pada bulan Oktober mendatang,” kata Ary, Minggu (27/9/2026).
Pada kategori PTMA, Tim Program Studi Ilmu Hukum keluar sebagai juara I kategori mahasiswa. Juara II ditempati Tim Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi, juara III diraih Tim Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, dan juara IV Tim Program Studi Manajemen.
Kategori pelajar, Tim Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Kendari menjadi juara I. Tim SMAN 1 Kendari juara II, disusul Tim Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Kendari sebagai juara III dan Tim SMAN 11 Kendari juara IV.
Ketua Panitia Milad ke-25 UM Kendari, Muhammad Nur, mengatakan turnamen tersebut menjadi ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan melalui olahraga esports.
“Kita berharap kegiatan ini juga menjadi salah satu ajang untuk melihat dan menemukan bakat-bakat atlet esports potensial yang ada di Sultra. Mereka perlu diberikan ruang untuk berkompetisi, berlatih, dan mengembangkan kemampuan secara positif,” pungkas Nur.





