Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Event

Ratusan Peserta Ikuti WCD 2025 di Kendari, Sisir 3 Titik Kumpulkan 2,2 Ton Sampah

Ratusan Peserta Ikuti WCD 2025 di Kendari, Sisir 3 Titik Kumpulkan 2,2 Ton Sampah
Peserta World Cleanup Day (WCD) 2025 setelah mengumpulkan sampah di Kolam Retensi Boulevard, Jalan Boulevard, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Foto: Istimewa. (21/9/2025).

Kendari – Sebanyak 369 peserta mengikuti aksi World Cleanup Day (WCD) 2025 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (21/9/2025) pagi. Mereka menyisir tiga titik lokasi dan berhasil mengumpulkan 166 trash bag dengan total berat mencapai 2,2 ton sampah.

Ketua Panitia WCD 2025 Kendari, Maulana Akbar Wardhana, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan mengajak masyarakat peduli kebersihan. “World Cleanup Day selalu menjadi momentum gotong royong masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Aksi bersih-bersih ini digelar serentak di tiga titik, yaitu Kendari Water Sport, kawasan Batbat (Batubatu), dan Kolam Retensi Boulevard. 369 peserta yang terlibat terdiri dari 27 organisasi dan komunitas serta 31 individu.

Peserta World Cleanup Day (WCD) 2025 setelah mengumpulkan sampah di kawasan Batbat (Batubatu), Jalan Masjid Al Alam, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Foto: Istimewa. (21/9/2025).
Peserta World Cleanup Day (WCD) 2025 setelah mengumpulkan sampah di kawasan Batbat (Batubatu), Jalan Masjid Al Alam, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Foto: Istimewa. (21/9/2025).

Mereka bergotong royong mengumpulkan sampah mulai dari plastik, botol, hingga sampah organik. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Maulana, WCD 2025 tidak hanya berdampak pada kebersihan fisik area publik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif warga. “Harapannya, masyarakat menjadikan kebersihan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari, bukan hanya saat WCD,” katanya.

Panitia menilai antusiasme peserta menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan semakin meningkat. Kolaborasi komunitas dan individu diharapkan memperkuat budaya gotong royong di Kota Kendari.

Kegiatan tahun ini mengusung tema “Gerakan Kecil Berdampak Besar” sebagai ajakan kepada masyarakat bahwa tindakan sederhana, seperti memungut sampah, dapat memberikan dampak positif yang luas bagi kebersihan kota.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten