Raut Bahagia Korban Curanmor, Motor yang Hilang Digasak Maling Dikembalikan di Polda Sultra
Kendari – Raut bahagia terpancar dari wajah para korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang akhirnya kembali mendapatkan kendaraannya setelah sempat hilang akibat digasak maling. Momen haru dan penuh syukur itu terlihat saat jajaran Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memamerkan puluhan kendaraan hasil pengungkapan Operasi Pekat Anoa 2026 di Mapolda Sultra, Rabu (10/6/2026).
Sejumlah sepeda motor dan mobil yang berhasil diamankan polisi dihadirkan dalam konferensi pers hasil Operasi Pekat Anoa 2026. Di antara kendaraan tersebut, beberapa telah berhasil diidentifikasi dan dikembalikan kepada pemiliknya.
Nur Karim menjadi salah seorang korban yang merasakan kebahagiaan tersebut. Setelah empat bulan kehilangan sepeda motor kesayangannya, ia akhirnya bisa kembali membawa pulang kendaraannya yang sempat hilang.
“Terima kasih Buser 77, semoga sehat-sehat semua,” ujar Nur Karim.
Kebahagiaan serupa juga dirasakan Melsa. Ia mengaku tidak menyangka motornya yang hilang selama tiga bulan dapat ditemukan kembali oleh aparat kepolisian.
“Alhamdulillah senang, saya ucapkan terima kasih banyak,” ucap Melsa.
Pengembalian kendaraan kepada pemilik yang sah menjadi salah satu hasil nyata dari Operasi Pekat Anoa 2026 yang digelar selama 15 hari, mulai 22 Mei hingga 5 Juni 2026. Operasi tersebut berhasil mengungkap berbagai kasus kejahatan, termasuk pencurian kendaraan bermotor.
Kapolda Sultra, Brigjen Pol Himawan Bayu Aji, mengatakan pihaknya terus berupaya mengembalikan kendaraan hasil sitaan kepada masyarakat yang berhak. Ia juga mengajak warga yang merasa kehilangan kendaraan untuk segera berkoordinasi dengan kepolisian.
“Kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotor untuk segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian dengan membawa dokumen kepemilikan kendaraan yang sah,” tegas Himawan.
Polisi Ungkap 338 Perkara dalam Operasi Pekat Anoa 2026 di Sultra
