Rekam Jejak Prof. Takdir Saili yang Lolos Tiga Besar Calon Rektor UHO Kendari

Kendari – Prof. Dr. Takdir Saili menjadi satu dari tiga calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari periode 2026 – 2030 yang diumumkan pada Jumat (10/7/2026). Guru Besar di bidang Ilmu Reproduksi Ternak itu membawa pengalaman panjang di dunia akademik dan pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan UHO Kendari.
Prof. Takdir Saili lahir di Baubau pada 12 Februari 1969. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Hasanuddin, kemudian melanjutkan studi magister dan doktor di Institut Pertanian Bogor (IPB).
Kariernya di UHO Kendari diawali sebagai dosen Fakultas Peternakan. Dalam perjalanan akademiknya, ia dikukuhkan sebagai guru besar dengan kepakaran di bidang reproduksi ternak. Selain mengajar, ia aktif melakukan penelitian, menghasilkan publikasi ilmiah, serta menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Pengalaman kepemimpinannya dimulai saat dipercaya menjabat Ketua Jurusan Peternakan. Ketika Fakultas Peternakan berdiri sebagai fakultas tersendiri, Prof. Takdir mendapat amanah sebagai dekan dan berperan dalam pengembangan kelembagaan fakultas tersebut.
Setelah itu, ia dipercaya memimpin Program Pascasarjana UHO Kendari sebagai direktur. Karier manajerialnya terus berlanjut hingga kini menjabat Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Hubungan Masyarakat UHO Kendari.
Di bidang keilmuan, Prof. Takdir dikenal memiliki kepakaran pada reproduksi dan produksi ternak. Penelitiannya banyak berfokus pada peningkatan produktivitas peternakan, pengembangan teknologi reproduksi ternak, serta penguatan sumber daya manusia di sektor peternakan.
Rekam jejak sebagai dosen, peneliti, guru besar, ketua jurusan, dekan, direktur Pascasarjana, hingga wakil rektor menjadi modal yang mengantarkan Prof. Takdir masuk dalam tiga besar calon Rektor UHO Kendari periode 2026 – 2030.
Dalam kontestasi pemilihan rektor, Prof. Takdir mengusung visi menjadikan UHO Kendari sebagai pusat unggulan pendidikan, riset, dan inovasi berbasis kearifan serta sumber daya lokal yang berdaya saing global untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir, kelautan, dan perdesaan.
Visi tersebut dijabarkan melalui lima misi, yakni meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat riset dan inovasi, mengembangkan karakter serta kompetensi mahasiswa, mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang transparan dan akuntabel, serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi yang mendukung pembangunan daerah.
Selain itu, Prof. Takdir juga menekankan pentingnya kolaborasi riset, penguatan integritas lulusan, serta pemanfaatan potensi dan sumber daya lokal sebagai fondasi pengembangan UHO Kendari agar mampu bersaing di tingkat global.





