RSUD Baubau Jadi Satu-Satunya Rumah Sakit dari Sulawesi yang Raih Juara 2 Nasional

Baubau – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan dr. Kenanga Mars, M.Kes, rumah sakit tersebut meraih juara dua nasional pada capaian layanan kanker, jantung, stroke, urologi (KJSU) dan kesehatan ibu dan anak (KIA).
Penghargaan ini diberikan pada rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025. Kepala BLUD RSUD Baubau, dr. Kenanga mengatakan bahwa penghargaan tersebut diumumkan dan diserahkan dalam Health Innovation Festival (HAI-Fest) di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2025) sekitar pukul 11.00 Wita.
Ia menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan RI memberikan penghargaan kepada rumah sakit yang dinilai berhasil menjalankan layanan prioritas nasional pada lima bidang strategis, yakni KJSU, serta KIA.
“RSUD Kota Baubau menjadi satu-satunya rumah sakit daerah dari Sulawesi yang masuk tiga besar,” ungkapnya dalam siaran persnya, Rabu (10/12).
Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti bahwa RSUD Baubau mampu bersaing dalam standar nasional sekaligus mempertegas komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan rujukan di daerah.
dr. Kenanga juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, dan Wakil Wali Kota Bauba, Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, atas dukungan yang diberikan kepada RSUD Baubau. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat.
Penghargaan tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat meningkatkan motivasi tenaga kesehatan untuk terus menghadirkan layanan optimal bagi masyarakat. Peningkatan kualitas layanan terutama pada penanganan KJSU diharapkan menjadi pemacu agar RSUD Baubau dapat berkembang sebagai rumah sakit pengampu regional maupun nasional.
Sementara itu, beberapa program prioritas RSUD Baubau pada tahun 2026 meliputi peningkatan SDM, seperti ketersediaan dokter spesialis patologi anatomi, fellowship onkologi, serta pelatihan radiografer. Pada sektor alat kesehatan (alkes), RSUD Baubau menargetkan pengadaan bronkoskopi/endoskopi, penyiapan CT scan 64 slice, dan perlengkapan lab patologi anatomi.
Adapun dari sisi infrastruktur, rencana pembangunan mencakup laboratorium patologi anatomi dan patologi klinik, serta ruang gardu listrik untuk menunjang ketersediaan pasokan listrik yang memadai.





