Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kolaka

SDN 13 Lasusua Kolut Rusak Parah, Dinding Jebol

SDN 13 Lasusua Kolut Rusak Parah, Dinding Jebol
Dinding SDN 13 Lasusua yang berada di Dusun Tobau, Desa Batuganda, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), jebol. Foto: Istimewa.

Kolaka Utara – Kondisi memprihatinkan terlihat di SDN 13 Lasusua yang berada di Dusun Tobau, Desa Batuganda, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Sekolah tersebut kini menjadi sorotan setelah video kondisi bangunannya beredar di media sosial.

Berdasarkan video yang diterima Kendariinfo, sedikitnya tiga ruang kelas di sekolah itu mengalami kerusakan berat. Sejumlah bagian dinding terlihat jebol, termasuk dinding pembatas antar-ruangan yang sudah rusak parah.

Tak hanya itu, lantai ruang kelas juga masih berupa tanah tanpa lapisan semen maupun keramik. Kondisi tersebut membuat ruangan tampak tidak rata, berdebu, dan kurang nyaman bagi siswa saat mengikuti proses pembelajaran.

Fasilitas penunjang belajar di sekolah itu juga terlihat sangat terbatas. Meja dan kursi yang digunakan siswa masih menggunakan model lama dengan kondisi yang sudah usang. Situasi ini memperlihatkan minimnya sarana pendidikan yang tersedia.

Kerusakan bangunan yang cukup parah dinilai berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar. Ruang kelas yang seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman bagi siswa untuk menimba ilmu kini tidak lagi memenuhi standar kelayakan.

Berdasarkan informasi yang beredar, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum terlihat adanya perbaikan maupun rehabilitasi dari pihak terkait.

Video kondisi sekolah itu pertama kali diunggah akun media sosial Facebook bernama Dhonal Dhonal Paetrick. Dalam unggahannya, ia menyampaikan kritik terhadap kondisi fasilitas pendidikan yang dinilai luput dari perhatian.

“Jangan bilang soal efisiensi tapi gunakan otakmu dan kebijakanmu yang rasional. Salah satu sekolah yang berada di Desa Batuganda dan jarak dari Kantor Dinas Pendidikan hanya kurang lebih 10 kilometer, namun sangat disayangkan bisa kondisinya seperti ini,” tulisnya, Sabtu (20/6).

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten