Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Sports

Sensasi Berwisata Sambil Olahraga, Sepeda Air Ini Jadi Wahana Baru di Teluk Kendari

Sensasi Berwisata Sambil Olahraga, Sepeda Air Ini Jadi Wahana Baru di Teluk Kendari
Sepeda air dan pantai "Sparta" saat digunakan oleh pengunjung di Teluk Kendari. Foto: Istimewa.

Kendari – Sarjanadin Naudu, seorang guru asal Kendari menggagas sebuah inovasi wahana olahraga sekaligus berwisata yakni sepeda air dan pantai di Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Sepeda air dan pantai itu diberi nama “Sparta” oleh pemiliknya.

Masyarakat umum sudah mulai menggunakan wahana itu sejak 2 Februari 2022. Wahana Sparta ini berlokasi di depan Hotel D’blitz Kendari atau tepatnya di Jalan Ir. Haji Alala, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Dibuka setiap hari, mulai pukul 15.30 hingga 17.30 WITA dengan tarif Rp20 ribu untuk dua puluh menit penggunaan Sparta.

Saat dihubungi Kendariinfo, Sarjanadin mengatakan, Sparta digagas sejak 2020 lalu, di mana sepeda rakitannya ini bisa dimanfaatkan sebagai salah satu wadah berekreasi masyarakat Kota Kendari.

Sarjanadin Naudu saat menggunakan sepeda air dan pantai "Sparta" di Teluk Kendari.
Sarjanadin Naudu saat menggunakan sepeda air dan pantai “Sparta” di Teluk Kendari. Foto: Isttimewa.

“Sparta ini awal dibuat pada akhir 2020, pada masa pandemi, terjadi beberapa perubahan yang saya lakukan, sehingga berbeda dengan sepeda air yang lain,” katanya kepada Kendariinfo, Rabu (2/3/2022).

Pria yang akrab disapa Nadin menjelaskan, biaya awal pembuatan Sparta membutuhkan dana sekitar Rp6 juta. Sparta sendiri berbeda dengan sepeda air pada umumnya, khususnya pada bagian penggerak sepeda.

“Terdapat beberapa kali perubahan yang dilakukan, khususnya pada penggerak sepeda. Sparta sendiri menggunakan propeller (baling-baling) dengan dua pelampung, berbeda dengan sepeda air yang lain yang biasanya menggunakan kincir,” jelasnya.

Menurut Nadin, Sparta sudah masuk pada penggunaan pedal drive yang terintegrasi dengan baling-baling, sehingga ketika memutar pedal, baling-baling dapat berputar yang memungkinkan kita untuk berolahraga sekaligus dapat menikmati suasana Teluk Kendari.

Baca Juga:  Pertamina Klaim Tak Ada Kelangkaan Pertalite di Kendari

Guru SMKN 5 Kendari sekaligus lulusan Pendidikan Ekonomi Akuntansi, Universitas Halu Oleo (UHO) itu bercerita sudah melakukan beberapa modifikasi hingga pada bentuk seperti sekarang ini. Dia juga sudah beberapa kali melakukan pengujian terhadap wahana buatannya tersebut.

“Saat ini sudah ada tiga unit Sparta yang disediakan, saya juga sudah gunakan untuk menyeberang Teluk Kendari, dari Kendari Water Sport menuju Hutan Mangrove di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari,” imbuhnya.

Nadin berharap, Sparta ini bisa menjadi wadah untuk membuat masyarakat lebih cinta kepada Teluk Kendari, serta mendapat dukungan dari pemerintah.

“Mudah-mudahan dapat didukung pemerintah, sehingga Sparta ini bisa jadi identitas Teluk Kendari,” harapnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten