Sisa Pembakaran Lahan Diduga Picu Kebakaran SMPN 8 Baubau, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Baubau – Kebakaran menimpa bangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Baubau yang berlokasi di Kelurahan Lowulowu, Kecamatan Lealea, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (8/11/2026).
Laporan peristiwa yang diterima Kepolisian Sektor (Polsek) Bungi ini kemudian diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Baubau melalui layanan darurat pada pukul 11.40 Wita.
Sebagai tindak lanjut, unit Posko Bungi langsung dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP) beserta satu unit delivery Markas Komando (Mako) Damkarmat Baubau dengan 10 personel.
Berdasarkan data dari warga yang dihimpun petugas, kebakaran diduga dipicu oleh sisa pembakaran lahan oleh pihak sekolah beberapa waktu sebelumnya. Api yang belum padam pun membesar dan menyebar ke bangunan yang digunakan sebagai tempat singgah oleh para guru dari luar kota.
Kepala Damkarmat Baubau, La Ode Ali Hasan, mengatakan api berhasil dipadamkan dalam waktu sejam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat terbakar, bangunan berukuran 12 x 6 meter itu dikabarkan dalam keadaan kosong. Adapun kerugian materiel ditaksir sekitar Rp100 juta.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiel bangunan berukuran 12 x 6 meter sementara diperkirakan kurang lebih Rp100 juta dan lahan seluas 150 x 50 meter,” ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (8/11).





