Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Education

Siswa MAN 1 Kendari Lolos Seleksi Paskibraka Nasional, Pertama Sepanjang Sejarah Madrasah

Siswa MAN 1 Kendari Lolos Seleksi Paskibraka Nasional, Pertama Sepanjang Sejarah Madrasah
Muhammad Faiq Alimuddin, siswa kelas 10 di MAN 1 Kendari yang mencatatkan sejarah sebagai siswa pertama dari madrasah tersebut yang lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025, mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: Istimewa.

Kendari – Muhammad Faiq Alimuddin, siswa kelas 10 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kendari, mencatatkan sejarah sebagai siswa pertama dari madrasah tersebut yang lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025, mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Remaja kelahiran Kota Kendari, 2 Agustus 2009 itu terpilih setelah berhasil melalui seluruh tahapan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung pada 25 – 28 Juni 2025 di Jakarta. Faiq menjalani serangkaian seleksi ketat mulai dari pemeriksaan kesehatan tahap 1 dan 2, tes psikologi, tes peraturan baris-berbaris (PBB), tes minat dan bakat, hingga wawancara kepribadian.

“Alhamdulillah setelah semua tahapan selesai, saya dinyatakan lolos sebagai perwakilan Sultra di Paskibraka Nasional,” ujar Faiq.

Kepala MAN 1 Kendari, La Tangkalalo, mengaku bangga dengan pencapaian Faiq yang menjadi tonggak sejarah bagi sekolah. Ia mengatakan, sejak awal masuk sebagai siswa baru, Faiq memang telah aktif memilih ekstrakurikuler Paskibra dan menunjukkan semangat serta disiplin tinggi dalam latihan.

“Faiq adalah siswa pertama kami yang berhasil lolos hingga Paskibraka tingkat nasional. Sebelumnya, madrasah ini secara konsisten mengirim siswa ke Paskibra tingkat kota dan provinsi setiap tahun, tapi baru kali ini ada yang tembus ke nasional,” ungkap Tangkalalo.

Dukungan penuh diberikan pihak sekolah, mulai dari pembinaan intensif bersama tim pelatih internal, hingga kolaborasi dengan pelatih dari TNI, Polri, dan Persatuan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sultra.

Menurutnya, prestasi Faiq menjadi bukti bahwa siswa madrasah juga mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan tanpa dukungan tim khusus.

“Dengan mental kuat, kepercayaan diri, serta pembinaan rutin dari madrasah dan keluarga, Faiq mampu menunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil,” ucapnya.

Ia berharap, pencapaian tersebut menjadi inspirasi bagi siswa lainnya di MAN 1 Kendari dan madrasah se-Sulawesi Tenggara (Sultra), bahwa dengan ketekunan dan dedikasi, prestasi nasional bukan lagi mimpi yang jauh.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten