Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

SMPN 12 Kendari Dalami Dugaan Pengeroyokan Siswi, Kepsek: Kami Masih Cari Pelaku

0
0
SMPN 12 Kendari. Foto: Istimewa.

Kendari – Kepala SMPN 12 Kendari, Ummi Salmah buka suara usai siswinya berinisial N mengalami dugaan pengeroyokan teman-teman sekolahnya saat pulang sekolah. Ia mengatakan pihak sekolah masih mendalami dugaan pengeroyokan itu.

Ummi mengatakan sekolah masih mengumpulkan informasi dan melakukan klarifikasi untuk mengetahui pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut. Pihak sekolah juga telah menghubungi N untuk meminta keterangan terkait dugaan pengeroyokan yang dialaminya.

“Kami masih mengumpulkan informasi yang terlibat. Setelah kejadian korban belum pernah ke sekolah. Padahal kami mau komunikasikan bersama orang tuanya secara langsung,” kata Ummi saat dikonfirmasi Kendariinfo, Jumat (25/9/2026).

Ummi menjelaskan pihak sekolah telah menerima laporan dari orang tua N yang datang ke sekolah dan menyampaikan kepada guru BK bahwa anaknya merasa terancam setelah adanya persoalan dengan salah seorang murid.

Pihak BK kemudian meminta keterangan dari N dan berencana mempertemukan kedua murid bersama orang tua masing-masing pada hari berikutnya. Namun, pertemuan tersebut belum dapat dilakukan karena murid yang akan dimintai keterangan tidak hadir di sekolah.

“Pertemuan belum dapat dilakukan karena murid yang akan dimintai keterangan tidak hadir di sekolah,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi keamanan N saat pulang, guru BK juga telah bersepakat dengan orang tuanya untuk memesankan ojek online. Namun, saat jam pulang, N tidak datang ke ruang BK seperti yang telah disampaikan.

Guru BK kemudian mencari N hingga ke kelas dan gerbang sekolah. Namun, N sudah tidak ditemukan dan tidak lama kemudian pihak sekolah memperoleh informasi bahwa telah terjadi pengeroyokan terhadap dirinya di luar lingkungan sekolah.

“Setelah mendapat informasi tersebut, guru BK segera menghubungi orang tua. Salah seorang guru BK kemudian menyusul ke Polsek Baruga dan selanjutnya turut mengantar N bersama orang tuanya ke Polresta Kendari,” kata Ummi.

Ummi menegaskan pihak sekolah tetap melakukan pendampingan setelah kejadian tersebut. Ia juga menyebut sekolah telah melakukan penanganan sejak menerima laporan pertama dari keluarga N.

“Kurang tepat apabila dikatakan pihak sekolah tidak melakukan tindakan. Sekolah telah melakukan upaya penanganan sejak laporan pertama diterima dan tetap melakukan pendampingan setelah kejadian,” tegasnya.

Terkait pihak yang diduga terlibat, Ummi mengatakan sekolah masih melakukan klarifikasi. Karena kejadian berlangsung di luar lingkungan sekolah dan telah dilaporkan kepada kepolisian, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Siswi SMPN di Kendari Diduga Dikeroyok Teman-Temannya, Sekolah Diminta Bertindak

Editor Kata
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: