Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

Stan PLN Wangiwangi Hadirkan Motor Listrik dalam Wakatobi WAVE 2022

Stan PLN Wangiwangi Hadirkan Motor Listrik dalam Wakatobi WAVE 2022
Manager PLN ULP Wangiwangi, Angriawan saat memperkenalkan motor listrik pada pagelaran Wakatobi WAVE 2022. Foto: Ferito Julyadi/Kendariinfo. (13/11/2022).

Wakatobi – Festival Wakatobi WAVE 2022 kembali digelar di Marina Togo Mowondu, Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ada yang menarik dari pagelaran tahunan ini. Dalam festival budaya ini, Stan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Wangiwangi cukup menarik perhatian. Pasalnya stan ini menghadirkan motor listrik yang dapat diuji coba oleh para pengunjung.

Manager PLN ULP Wangiwangi, Angriawan menuturkan bahwa pihaknya menghadirkan motor listrik bertujuan untuk memperkenalkan dan menyosialisasikan program pemerintah.

“Kami ikut pameran Wakatobi WAVE ini dalam rangka memperkenalkan kendaraan listrik sebagai bentuk sosialisasi untuk mendukung program pemerintah yakni mengurangi pemakaian bahan bakar minyak,” tutur Angriawan kepada Kendariinfo, Minggu (13/11/2022).

Angriawan menjelaskan bahwa motor listrik juga dihadirkan untuk menarik rasa ingin tahu masyarakat terhadap kendaraan yang menggunakan daya listrik.

“Jadi jika ada masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang motor listrik mulai dari keunggulannya, jumlah listrik digunakan, daya tempuh, dan lamanya waktu pengisian baterai. Kami bantu jelaskan,” sambungnya.

Menurut Angriawan, motor listrik jenis matik yang pihaknya pamerkan dapat melaju pada kecepatan 45 kilometer/jam, dengan durasi pengisian baterai selama 4 jam.

“Untuk jarak tempuhnya sendiri, jika baterai penuh bisa sampai 100 kilometer,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, motor listrik ini merupakan kendaraan yang sangat cocok bagi masyarakat yang berada di kota-kota kecil seperti di Wakatobi.

Baca Juga:  Pj. Bupati Bombana Launching Kabaena Terang, Warga Mulai Nikmati Listrik 24 Jam

“Kita di Wakatobi ini sangat diunggulkan. Potensi motor listrik sangat baik di sini, karena daerahnya kita kecil. Jadi potensinya baik sekali di sini,” ungkapnya.

Kendati demikian, Agriawan tak menampik jika penggunaan motor listrik masih terkendala dengan ketersediaan stasiun pengisian baterainya.

Namun, bagi masyarakat yang telah memiliki motor listrik tapi belum mempunyai stasiun pengisian baterai, bisa menghubungi Kantor PLN terdekat untuk mengajukan pembuatan stasiun pengisiannya di rumah.

“Jadi masyarakat bisa mengajukan secara mandiri. Untuk stasiun pengisian motor listrik berdaya 3500 watt, dengan biaya pemasangan Rp850 ribu,” ucapnya.

Motor listrik sendiri dibanderol dengan harga Rp20 juta – Rp30 juta untuk satu unitnya.

“Tapi kami tidak melakukan jual beli di stan ini, kami di sini hanya memperkenalkan ke masyarakat. Untuk penjualan itu ada pada dealer,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten