Tak Bisa Dijangkau Mobil Damkar, Kebakaran Lahan di Komala Dipadamkan Secara Manual

Wakatobi – Terjadi kebakaran lahan yang dipenuhi padang rumput di Desa Komala, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (30/6/2026).
Peristiwa itu dilaporkan masyarakat kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Wakatobi sekitar pukul 15.16 Wita. Menindaklanjuti itu, Damkarmat Wakatobi mengerahkan satu unit mobil pemadam (damkar) beserta 11 personel untuk melakukan upaya pemadaman.
Namun, proses pemadaman sempat terkendala karena titik api tidak dapat dijangkau kendaraan roda empat, sehingga petugas memilih memadamkan api secara manual.
“Proses pemadaman dilakukan secara manual karena titik kebakaran tidak bisa dijangkau oleh unit. Tidak ada akses roda empat,” ujar Kabid Damkarmat Wakatobi, La Ode Muhammad Rahmat, kepada Kendariinfo, Rabu (1/7).
Rahmat menjelaskan pemadaman manual dilakukan melalui metode pukul (swatter atau fire beater), yakni dengan memanfaatkan bahan atau alat yang tersedia di sekitar lokasi kejadian seperti ranting.
“Pemadaman kebakaran pada lahan secara manual menggunakan ranting, kalau di damkar disebut sebagai metode pukul (swatter atau fire beater). Ini memanfaatkan bahan atau alat sekitar. Fungsinya memisahkan bahan bakar dan sumber panas,” jelas Rahmat.
Berkat koordinasi yang terjalin dengan baik, api berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke lahan di sekitarnya. Hingga kini, belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Rahmat menduga api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan ke area lahan kering.
Atas kejadian itu, masyarakat diimbau untuk senantiasa berhati-hati dalam membuang benda-benda yang berpotensi menimbulkan kejadian serupa, terutama di atas semak belukar maupun lahan kering lainnya.





