Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Tawuran Dipicu Cinta Segitiga di Kendari, 2 Pemuda Jadi Korban Salah Sasaran

Tawuran Dipicu Cinta Segitiga di Kendari, 2 Pemuda Jadi Korban Salah Sasaran
Anggota kepolisian saat membantu mengevakuasi remaja yang mengalami luka-luka usai terlibat tawuran di Jalan Poros Bandara Haluoleo, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.

Kendari – Tawuran antarkelompok pemuda terjadi di Jalan Poros Bandara Haluoleo, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 00.49 Wita. Dua pemuda menjadi korban salah sasaran dalam peristiwa yang diduga dipicu persoalan cinta segitiga itu.

Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra bergerak ke lokasi usai menerima laporan warga melalui pesan singkat.

Dantim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan petugas mendapati dua korban mengalami luka di bagian kepala dan wajah saat tiba di lokasi. Kedua korban, yakni berinisial MF (19) dan MAH (21).

“Setibanya di TKP petugas mendapati korban mengalami luka-luka pada bagian kepala dan muka,” kata Boy melalui keterangannya, Sabtu (16/5).

Petugas kemudian mengevakuasi kedua korban tersebut ke RS Aliyah 3 Kendari untuk mendapatkan penanganan medis. Boy mengungkapkan, korban mengalami luka diduga akibat aksi tawuran antarkelompok pemuda tersebut.

“Petugas langsung mengevakuasi korban MF dan MAH ke RS Aliyah 3 untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dideritanya,” ujarnya.

Dari hasil keterangan awal, tawuran itu dipicu persoalan asmara yang melibatkan seorang perempuan berinisial RT (19) dengan dua pria berinisial AJ dan ALF. Perselisihan itu kemudian memicu bentrokan antarkelompok pemuda di lokasi kejadian.

Namun, MF dan MAH disebut bukan pihak yang terlibat langsung dalam persoalan cinta segitiga tersebut. Keduanya diduga menjadi korban salah sasaran saat keributan pecah di kawasan Jalan Bandara Haluoleo.

“Diketahui permasalahan tersebut berawal karena cinta segitiga antara perempuan RT dan dua laki-laki masing-masing AJ dan ALF. Kedua korban merupakan salah sasaran atas permasalahan tersebut,” jelasnya.

Usai mendapat penanganan medis, kedua korban diarahkan untuk melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polresta Kendari guna proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait pihak-pihak yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut.

Tawuran di Baruga Kendari Jadi Tontonan Warga, Polisi Jaga Lokasi

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten