Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Tak Terima Kalah, Pendukung Salah Satu Calon Kades Blokade Masjid di Konawe

Tak Terima Kalah, Pendukung Salah Satu Calon Kades Blokade Masjid di Konawe
Pemblokiran akses masjid di Desa Walay, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (3/11/2022).

Kendari – Baru-baru ini viral video beredar bahwa adanya pemblokiran akses masjid di Desa Walay, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dilakukan oleh sekelompok salah satu pendukung calon kepala desa (Kades), Kamis (3/11/2022).

Berdasarkan video yang dilihat Kendariinfo, tampak beberapa coretan dan menjadi tontonan masyarakat sekitar. Menanggapi beredarnya video tersebut, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Abuki, AKP Adi Ismanto menuturkan, terkait adanya pemblokiran masjid di Desa Walay oleh pendukung tersebut hanya sekadar mencari perhatian.

Ia mengatakan, pemicu adanya pemblokiran masjid tersebut setelah pemilihan calon Kades. Akan tetapi, calon kedua Kades yang beradu dalam pemilihan itu tidak saling sindir, sedangkan para pendukung calon kades malah sindir-sindirian di media sosial.

“Biasa lah di media sosial pendukung dengan pendukung saling sindir kalau calon dengan calon tiada masalah, biasa,” ucapnya kepada Kendariinfo melalui sambungan telepon, Kamis (3/11).

AKP Adi Ismanto mengatakan, untuk kasus pemblokiran tersebut bukan di masjid terkait tapi pemblokiran di depan masjid. Ia menjelaskan, pemblokiran masjid tersebut, diduga karena dua masalah pertama masalah aliran salafi kemudian terkait bahwa tanah masjid adalah tanah wakaf.

“Setelah ditelusuri ternyata tidak, itu hanya mengalihkan isu saja untuk bagaimana caranya ini dia bisa menerima kepastian untuk dirangkul kembali,” jelasnya.

Untuk saat ini, kata AKP Adi Ismanto, kondisi sudah aman, pihaknya sudah mempertemukan dua belah pihak untuk dilakukan mediasi di balai desa tadi. Kemudian poin-poinnya mereka (pendukung) menyampaikan masalahnya, lalu dicari akar permasalahannya dan sudah kembali aman.

Baca Juga:  Viral Diduga Pelakor, 2 Wanita di Konawe Saling Hantam

Video tersebut telah tersebar dan dikonsumsi publik sejak pagi tadi sekira pukul 06.30 WITA, tampak para pemblokir berkumpul. Untuk pencoretan tersebut dimulai sejak pukul 07.00 WITA oleh pendukung calon kepala desa yang mengalami kekalahan. Kemudian pada pukul 09.00 WITA, kepolisian dan camat mempertemukan mereka di balai desa untuk dimediasi.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga Kamtibmas. Setelah melakukan pelaksanaan pemilihan kepala desa, kembali menjaga kebersamaan, dan kerukunan.

“Jangan karena Pilkades kita terpecah bela tapi bagaimana kita kembali membangun wilayah ini,” imbaunya.

Untuk diketahui, pada pemilihan Kades Desa Walay, pihak yang kalah dari kubu Muliadin dan yang menang Abidin.

Penulis: J

ADVERTISEMENT
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten