Titik Panas di Sultra Turun 210 dalam 2 Pekan, Konawe Masih Terbanyak

Sulawesi Tenggara – Jumlah titik panas di Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami penurunan sebanyak 210 titik dalam kurun waktu sekitar dua pekan.
Berdasarkan data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang diakeses Kendariinfo, Rabu (4/11/2026), jumlah titik panas yang sebelumnya mencapai 356 titik pada 19 Oktober 2026 kini tersisa 146 titik ketegori tingkat kepercayaan menengah pada 3 November 2026.
Kabupaten Konawe masih menjadi wilayah dengan temuan titik panas terbanyak. Pada pemantauan terbaru, wilayah tersebut mencatat 67 titik, turun 18 titik.
Kemudian Kabupaten Konawe Utara (Konut) menempati urutan kedua dengan 16 titik. Selanjutnya, Kolaka dan Konawe Selatan (Konsel) masing-masing 12 titik.
Bombana dan Kolaka Utara (Kolut) masing-masing memiliki 10 titik panas. Sementara itu, Kolaka Timur (Koltim) dan Buton mencatat 7 titik.
Kota Kendari terdeteksi ada 3 titik panas. Adapun Kabupaten Buton Utara (Butur) dan Muna masing-masing mencatat 1 titik.
Sementara untuk Kota Baubau, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Buton Tengah (Buteng), Konawe Kepulauan (Konkep), Muna Barat (Mubar), dan Wakatobi tidak ditemukan titik panas.
Pada pemantauan sebelumnya, Senin (19/10), BMKG mencatat 356 titik panas di Sultra. Dari jumlah tersebut, 26 titik memiliki tingkat kepercayaan rendah, 289 titik tingkat menengah, dan 41 titik tingkat tinggi.
Pada periode tersebut Konawe menjadi daerah dengan temuan titik panas terbanyak, disusul Konsel 62 titik, Bombana 44 titik, dan Koltim 42 titik.





