Total Korban Keracunan Massal Pegawai BPSIP Sultra Bertambah, Capai Puluhan Orang

Kendari – Keracunan massal yang dialami oleh sejumlah pegawai di Kantor UPTD Balai Penerapan Standarisasi Instrumen Pertanian (BPSIP) Sultra kembali bertambah hingga mencapai puluhan orang.
Data awal yang diterima Kendariinfo dari pihak Puskesmas Puuwatu, ada sebanyak 18 pasien yang mengalami keracunan massal. Namun tak lama kemudian, ada tambahan 3 orang dan kini totalnya mencapai 21 orang, mereka semua tengah menjalani perawatan medis di puskesmas tersebut.
Selain 21 korban, ada 9 pasien lainnya yang dirawat di salah satu klinik terdekat di Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Sementara itu, beberapa pasien lainnya menjalani perawatan di rumah masing-masing.
“Ada 21 pasien yang kami tangani di sini, yang lain dirawat di klinik terdekat dan memilih ke rumah masing-masing,” ujar Kepala Puskesmas Puuwatu, Agustina kepada media.
Pantauan Kendariinfo, sejumlah pasien hingga saat ini masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Puuwatu dan kondisi mereka dikabarkan mulai membaik.
Untuk diketahui, insiden keracunan massal ini terjadi saat sekelompok pegawai di UPDT BPSIP Sultra menggelar acara syukuran di kantor mereka. Usai acara berlangsung, para pegawai mengonsumi makanan yang dipesan dari salah satu tempat catering yang ada di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.
Belakangan terungkap, sejumlah pegawai diduga keracunan massal ditandai dengan gejala awal yakni mual-mual, pusing, dan muntah hingga akhirnya dilarikan di Puskesmas Puuwatu dan klinik terdekat.





