Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Unik, Pohon Pisang di Konsel Ini Usai Ditebang Bukannya Mati tapi Berbuah Lagi

Unik, Pohon Pisang di Konsel Ini Usai Ditebang Bukannya Mati tapi Berbuah Lagi
Pohon pisang di Konsel yang berbuah kembali usai di tebang. Foto: Istimewa.

Konawe Selatan – Sebuah pohon pisang milik seorang warga di Desa Roraya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) berbuah tidak wajar. Pasalnya pohon pisang tersebut setelah ditebang, bukannya mati namun kembali berbuah.

Pohon pisang tersebut tumbuh di kebun samping rumah warga. Wajarnya pisang hanya akan berbuah sekali, hingga akhirnya mati, namun pohon pisang ini berbeda justru kembali memiliki buah, usai sang pemilik menebang habis daun hingga menyisakan batang pisang.

“Tante saya habis tebang pisang itu karena sudah matang buahnya, lalu dibiarkan begitu saja. Beberapa hari yang lalu saat tante saya babat rumput, beliau lihat pohon pisang itu kembali berbuah,” kata kemenakan pemilik pohon pisang, Firdayanti kepada Kendariinfo, Jumat (23/6/2022).

Pohon pisang di Konsel yang berbuah kembali usai di tebang.
Pohon pisang di Konsel yang berbuah kembali usai di tebang. Foto: Istimewa.

Menurutnya, tidak ada keanehan sama sekali pada pohon tersebut, pohon itu tumbuh dan berbuah seperti pohon pisang pada umumnya.

“Tidak ada keanehan, sampai kami temukan pisang ini berbuah lagi, aneh tapi nyata,” ujarnya.

Hingga kini, pohon pisang tersebut masih dibiarkan tumbuh. bahkan, buah pada pohon pisang itu subur dan terlihat sehat dengan warna kehijauan yang menjulur hampir menyentuh tanah.

“Pohon pisangnya sudah tidak tinggi, mungkin hanya satu meter tingginya, sudah tidak ada daun, sisa batang dan buah,” terangnya.

Rencananya, pemilik pohon pisang ini akan merawat dan menunggu hingga buah pisangnya matang dan siap dipanen.

“Jenisnya pisang burung, ada sekitar enam sisir buah pisangnya, semoga bisa sehat sampai panen nanti,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten