Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Viral Mahasiswi UHO Kendari Mengaku Ingin Berhenti Kuliah karena Sering Di-bully

Viral Mahasiswi UHO Kendari Mengaku Ingin Berhenti Kuliah karena Sering Di-bully
Mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang curhat melalui akun TikTok @my.name_virgo. Ia mengaku ingin berhenti kuliah karena sering di-bully. Foto: Istimewa.

Kendari – Seorang mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari mencurahkan isi hatinya melalui media sosial (medsos) TikTok setelah diduga mengalami perundungan atau bullying. Dalam unggahannya, ia bahkan mengungkapkan keinginannya untuk berhenti kuliah.

Curhatan tersebut dibagikan melalui akun TikTok @my.name_virgo pada Selasa (29/9/2026). Dalam unggahannya, mahasiswi tersebut menuliskan kalimat yang menggambarkan kondisi yang sedang dihadapinya.

“Mau nyerah, tapi ada janji yang harus ku tepati,” tulisnya dalam postingan tersebut.

Dalam unggahan yang sama, terdapat percakapan yang memperlihatkan dirinya mengungkapkan keinginan untuk berhenti menjalani perkuliahan.

“Saya pengen berhenti kuliah,” ucapnya.

“Saya malas sumpah,” sambungnya.

Curhatan tersebut juga menyebut adanya persoalan perundungan atau bullying yang disebut kerap dialaminya selama menjalani perkuliahan.

Unggahan tersebut kemudian viral dan mendapat perhatian warganet di media sosial. Warganet memberikan support terhadap mahasiswi tersebut agar tidak menyerah dan tetap melanjutkan kuliahnya hingga selesai.

“Semangat yaaa dek please jangan dengar omongannya mereka yang tidak ada pengaruhnya di hidupmu. Ingat tujuan utamamu kuliah banggain orang tua. Semangat yah,” tulis @side2nd dalam kolom komentar.

Hingga berita ini ditulis, Kendariinfo masih berupaya melakukan konfirmasi untuk mengetahui secara pasti bentuk perundungan yang dialami mahasiswi tersebut hingga membuatnya mengungkapkan keinginan untuk berhenti kuliah.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten