Viral Protes di RSUD Bahteramas Kendari Berakhir Damai, Ayah Pasien Sampaikan Permohonan Maaf

Kendari – Hasrad, ayah pasien atas nama Andre Novian yang sempat melakukan protes terhadap pelayanan petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
Hasrad mengatakan rekaman video terkait tindakan emosional yang viral di media sosial sejak Sabtu (4/7/2026) lalu, itu semata-mata disebabkan kesalahpahaman.
“Saya dari keluarga pasien atas nama Andre Novian melakukan klarifikasi atas berita viral di media sosial pada akun Facebook, Tiktok, dan Instagram, atas kesalahpahaman saya terkait pelayanan RSUD Bahteramas,” ujarnya dalam video unggahan RSUD Bahteramas, Kamis (9/7).
Melalui kesempatan itu, Hasrad juga meminta maaf kepada Ricky Indra Kusuma, dokter spesialis yang menangani anaknya. Pada hari kejadian, Hasrad sempat memasuki sebuah ruangan di mana Ricky berada dan menimbulkan kegaduhan di sana.
“Dengan ini saya sebagai keluarga Andre Novian, dalam hal ini sebagai orang tua telah melakukan intimidasi terhadap petugas medis, dokter Ricky Indra Kusuma di RSUD Bahteramas. Mohon maaf atas segala kesalahan saya,” ungkapnya.
Ketegangan yang sempat terjadi antara keluarga pasien asal Kota Baubau dan pihak rumah sakit itu kemudian diselesaikan secara damai. Hal itu tertuang dalam surat pernyataan bersama yang ditandatangani kedua belah pihak di ruang pertemuan RSUD Bahteramas.
Guna menghindari kejadian serupa, masyarakat diminta senantiasa mengedepankan komunikasi yang baik saat berkoordinasi mengenai pelayanan maupun prosedur medis yang ingin diketahui.





