Warga Bonggoeya Luncurkan Program Donasi Sampah ‘Kita Bisa’

Kendari – Warga yang bermukim di Perumahan Cempaka Graha Asri, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari menghadirkan program Donasi Sampah ‘Kita bisa’.
Gerakan ini didasari pengelolaan sampah yang seharusnya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab dari masyarakat sebagai produsen sampah.
Hal ini juga untuk menjawab tantangan dinamika kehidupan di perkotaan di mana pertumbuhan penduduk berbanding lurus dengan peningkatan produksi sampah. Di sisi lain, Pemerintah Kota Kendari tidak bisa bekerja sendiri dalam mengelola dan mengatasi permasalahan sampah ini.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir merespon positif upaya yang berbasis masyarakat ini. Dalam kunjungannya ke Kompleks Cempaka Graha Asri, Minggu (31/1/2021) pagi, Wali Kota mengatakan, ekspansi dan replikasi di tempat lain akan sangat diharapkan untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah.
“Pemerintah Kota Kendari sangat terbuka untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak lain yang memiliki konsep dan visi yang sama demi terwujudnya Kota Kendari yang layak huni,” ujar Wali Kota.
Target besar dari program ini antara lain kepedulian sosial bagi pemulung, pengurangan dan pemanfaatan sampah pada sumbernya, edukasi dan motivasi gerakan di tingkat masyarakat, serta mengurangi volume sampah yang masuk ke TPS dan beban TPA serta membantu kerja-kerja Pemerintah Kota Kendari di sektor lingkungan hidup dan kebersihan kota.
Untuk diketahui, program Donasi Sampah “Kita Bisa” merupakan salah satu alternatif upaya pengelolaan sampah di sumber, yang keluar sebagai hasil refleksi model pengelolaan yang selama ini telah ada namun tidak cukup berhasil. Giat ini diinisiasi oleh kelompok kecil di masyarakat, yang memahami bahwa sampah adalah tanggung jawab masing masing inidividu (sebagai penghasil sampah).
Dengan dukungan dari Lembaga masyarakat Komunitas Teras, diharapkan dapat membuat giat ini menjadi lebih berdampak luas. Bertempat di Kompleks Perumahan Cempaka Graha Asri, Pasar Panjang, Kota Kendari, program donasi dilakukan setiap hari Minggu dari jam 8 – 10 pagi.
Donasi yang terkumpul, akan langsung diberikan kepada pemulung yang sudah diidentifikasi dan masuk dalam daftar warga yang layak untuk mendapatkan hasil dari donasi. Selain itu, masyarakat sebagai donator di edukasi untuk memproduksi eco-bricks (bata ramah lingkungan) dari botol plastik yang diisi dengan kemasan plastik yang dipadatkan.





