Warga Konsel Dihebohkan Pusaran Debu, BMKG Sebut Akibat Pemanasan Kuat di Permukaan Tanah

Konawe Selatan – Warga dihebohkan dengan kemunculan pusaran debu di Puskesmas Moramo, Kelurahan Lapuko, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jumat (4/9/2026).
Fenomena itu kemudian diabadikan dalam sebuah video dan diunggah akun Facebook Lily Iren pada hari yang sama. Dalam video tersebut, perekam mengatakan peristiwa itu terjadi di depan Puskesmas Moramo, Lapangan Dadahu.
“Laa ilaaha illallah. Depan puskesmas ini, lapangan,” ujar perekam video.
Dalam rekaman terdengar pula suara seorang wanita yang menyebutkan atap seng salah satu warga ikut terangkat akibat kerasnya pusaran.
Menanggapi hal tersebut, Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, menjelaskan fenomena dust devil (pusaran debu) terbentuk akibat pemanasan kuat di permukaan tanah.
“Fenomena pada video tersebut secara meteorologi disebut sebagai dust devil atau pusaran debu, yaitu pusaran angin lokal yang terbentuk akibat pemanasan kuat di permukaan tanah,” ujar Faizal kepada Kendariinfo, Sabtu (5/9).
Udara panas di dekat permukaan tanah naik secara cepat, kemudian mengalami gerakan berputar karena perbedaan aliran angin di sekitarnya. Pusaran itu pun mengangkat debu dan material ringan sehingga membentuk kolom debu dengan jelas. Fenomena tersebut umumnya terjadi pada area terbuka, kering, dan pemanasan matahari yang cukup kuat.
Saat kejadian, cuaca di lokasi dikabarkan cenderung cerah yang memungkinkan penyinaran matahari cukup kuat mencapai permukaan. Faizal menambahkan, tidak ada peringatan cuaca khusus pada hari itu, karena fenomena tersebut dinilai bersifat lokal.





