Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Warga Tunggala Kendari Keluhkan Lumpur Depan Warung Tiap Hujan, Diduga Akibat Pembangunan Rumah

Warga Tunggala Kendari Keluhkan Lumpur Depan Warung Tiap Hujan, Diduga Akibat Pembangunan Rumah
Lumpur di depan warung warga Jalan Tunggala, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, saat hujan deras. Foto: Istimewa. (9/5/2026).

Kendari – Warga bernama Mirna (28), di Jalan Tunggala, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengeluhkan kondisi depan warung sembakonya yang kerap dipenuhi lumpur setiap kali hujan turun. Kondisi tersebut diduga dipicu oleh aktivitas pembangunan perumahan di sekitar lokasi.

Berdasarkan video yang diterima Kendariinfo, terlihat lumpur bercampur air mengalir hingga ke depan warung setelah hujan deras mengguyur Kendari, Sabtu (9/5/2026).

Mirna mengaku kondisi ini sudah berlangsung sejak adanya aktivitas pengerjaan lahan untuk pembangunan perumahan di area yang posisinya lebih tinggi dari warung miliknya.

Kondisi di depan warung warga Jalan Tunggala, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wuawua, berlumpur setelah hujan deras mengguyur.
Kondisi di depan warung warga Jalan Tunggala, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wuawua, berlumpur setelah hujan deras mengguyur. Foto: Istimewa.

“Saya di sini baru setahun (2025), tetapi saya dengar dari tetangga, kondisi ini sudah lama terjadi sejak adanya pembangunan BTN,” ujarnya kepada Kendariinfo melalui pesan WhatsApp.

Menurutnya, kondisi ini sangat meresahkan. Selain membuat pembeli enggan datang ke warungnya, sepeda motor yang melintas di area tersebut juga kerap terperosok karena bannya tertanam di lumpur.

“Sangat meresahkan. Kami sebagai pedagang sembako sangat dirugikan. Jalannya becek sampai motor tertanam, orang susah lewat,” ucapnya.

Meski sudah dibuatkan drainase, kondisinya tetap belum membaik. Ia menilai dampak akibat pembangunan BTN tersebut sudah cukup parah.

Karena itu, ia berharap pihak pengembang perumahan dapat memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan, terutama saluran pembuangan air dan penataan tanah agar tidak merugikan warga sekitar.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten