2 Kelompok Warga di Buton Bentrok, Pemda Gelar Mediasi

Buton – Dua kelompok warga di Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), terlibat aksi bentrok pada Senin (21/9/2026).
Aksi tersebut berlangsung di tengah permukiman warga. Dalam sejumlah video yang diunggah di Facebook, dua kelompok yang berasal dari Kelurahan Takimpo dan Kelurahan Kombeli terlihat saling melempar batu. Sejumlah pemuda juga tampak menyalakan api.
Berdasarkan rilis resmi Kepolisian Resor (Polres) Buton, bentrok yang terjadi di perbatasan dua wilayah itu diduga berawal dari aksi saling ejek melalui media sosial.
Atas kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton bersama jajaran Polres Buton, Tentara Nasional Indonesia (TNI), stakeholder terkait, serta tokoh masyarakat memfasilitasi rapat mediasi pada Senin (21/9).
Rapat yang digelar di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Buton itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Buton, La Ode Syamsudin; Kapolres Buton, AKBP Ali Rais Ndraha; perwakilan Danramil 1413-02 Pasarwajo; PJU Polres Buton; serta perwakilan tokoh adat, masyarakat, dan agama dari Kelurahan Takimpo – Kombeli.
Melalui pertemuan tersebut, Syamsudin berharap upaya mediasi dapat menghasilkan solusi demi menjaga stabilitas keamanan sekaligus memulihkan situasi pascabentrok.
“Pertemuan ini menjadi upaya bersama untuk mencari solusi atas permasalahan yang terjadi serta memulihkan kondisi sosial dan keamanan setelah terjadinya bentrokan antar-kelompok pemuda,” ujar Syamsudin melalui keterangan resmi, Senin (21/9).
Guna mencegah kejadian serupa, koordinasi pembentukan pos pengamanan di perbatasan Kelurahan Takimpo – Kombeli masih dilakukan bersama pemerintah daerah. Pihak kepolisian juga terus memonitor wilayah tersebut untuk memastikan situasi tetap kondusif.





