Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

2 Model Cilik Kendari Kenalkan Busana Tenun Konut di BTN Indonesia Fashion Week 2026

2 Model Cilik Kendari Kenalkan Busana Tenun Konut di BTN Indonesia Fashion Week 2026
Ainayya Fathyatur Rahma (kanan) dan Alifiya'ul Khairiyah saat mengikuti BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Foto: Istimewa.

Jakarta – Dua model cilik asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), memperkenalkan kain tenun khas Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sultra di panggung BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (30/7/2026).

Dua model cilik yang dipercaya membawakan koleksi rancangan dari desainer Amir Malik itu, yakni Ainayya Fathyatur Rahma (9) dan Alifiya’ul Khairiyah (8). Keduanya merupakan siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 98 Kendari.

Amir Malik membeberkan, dalam ajang tersebut, keduanya menampilkan busana tenun lokal asal Konut dalam rangka mengenalkan kekayaan budaya Sultra kepada masyarakat luas melalui industri fashion nasional.

“Ini merupakan upaya kami untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sultra kepada masyarakat luas lewat desain tenun lokal,” ujarnya berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kendariinfo melalui pesan WhatsApp, Jumat (31/7).

Tenun khas Konut dalam ajang tersebut ditampilkan dengan konsep yang lebih modern sehingga dapat digunakan dalam berbagai kesempatan tanpa meninggalkan nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Sentuhan modern itu, kata Amir, diharapkan mampu memperluas daya tarik kain tenun kepada generasi muda. Rancangan itu ditujukan agar kain tenun tradisional tidak hanya identik dengan busana formal.

“Kami ingin menghadirkan perspektif baru bahwa kain tenun tradisional dapat dikemas menjadi busana kasual yang modern, nyaman, dan menarik tanpa menghilangkan identitas budaya lokal. Melalui karya ini, kami berharap semakin banyak generasi muda yang bangga mengenakan produk budaya daerah,” ungkapnya.

Meski masih berusia belia, keduanya tampil percaya diri melenggang di atas catwalk di hadapan para desainer, pelaku industri mode, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia.

Penampilan mereka mendapat apresiasi karena mampu membawakan busana berbahan tenun Konut dengan anggun, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Sultra di panggung fashion nasional.

Keikutsertaan Ainayya dan Alifiya’ul tidak hanya menjadi prestasi bagi keduanya, tetapi juga menjadi media promosi bagi tenun Konut. Kehadiran mereka membuktikan bahwa kolaborasi antara desainer, akademi modeling, dan talenta muda mampu mengangkat warisan budaya Sultra hingga ke tingkat nasional.

Nah sekarang Makin Tahu Indonesia kan!!

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten