Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

2 Oknum Polisi Panitia Seleksi Polri 2022 Kena OTT Propam Dibenarkan Wakapolda Sultra

2 Oknum Polisi Panitia Seleksi Polri 2022 Kena OTT Propam Dibenarkan Wakapolda Sultra
Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Waris Agono. Foto: Ing/Kendariinfo. (22/9/2022).

Kendari – Dua oknum polisi yang menjadi panitia seleksi penerimaan anggota Polri 2022 terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kedua oknum polisi tersebut masing-masing bernama Briptu Bagas yang sebelumnya berdinas di Biro SDM dan Bripka Irliham berdinas di Biddokkes Polda Sultra. Keduanya terjaring OTT karena diduga menerima suap dari peserta seleksi Polri.

Hal itu dibenarkan oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Waris Agono saat dikonfirmasi awak media. Ia mengatakan, keduanya kini sedang menjalani pemeriksaan di Bid Propam Polda Sultra.

“Tunggu saja, sedang proses. Nanti kalau sudah ada putusan baru kami sampaikan, nanti tunggu aja,” kata dia, Kamis (22/9/2022).

Kedua oknum tersebut kini telah dipindah tugaskan ke Pelayanan Markas (Yanma) Polda Sultra untuk menjalani pemeriksaan. Hal itu sesuai dengan surat telegram Kapolda Sultra Irjen Teguh Pristiwanto yang bernomor ST/546/VII/KEP.2/2022 tanggal 1 Juli 2022.

“Bripka Irliham BA Biddokkes dan Briptu Bagas BA ROSDM Polda Sultra dimutasikan sebagai BA Yanma Polda Sultra (Dalam Rangka Riksa),” tulis surat telegram itu.

Parahnya, dugaan kecurangan pada seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2022 itu sempat disangkal oleh Kepala Biro (Karo) SDM Polda Sultra Kombes Pol Guntur Sunoto saat dikonfirmasi awak media, pada Senin (13/6) lalu.

Bahkan, mutasi jabatan Briptu Bagas dan Bripka Irliham karena keperluan pemeriksaan itu pun dibantah oleh Guntur Sunoto. Ia menerangkan bahwa keduanya dipindahkan karena Analisis Evaluasi (Anev) kinerja dan kebutuhan organisasi.

Baca Juga:  BMKG Prediksi Hujan Lebat Terjadi di Sultra 15—21 Februari 2021

“Yang bersangkutan dimutasi berdasarkan Anev kinerja dan kebutuhan organisasi. Mutasi reguler,” ungkap Guntur melalui pesan WhatsApp, Kamis (7/7).

Jauh sebelum keluarnya surat telegram mutasi Kapolda Sultra itu, awak media telah menanyakan kepada Guntur Sunoto terkait kecurangan pada seleksi Polri tahun 2022 di Polda Sultra. Saat itu, Guntur menuturkan bahwa tak ada permasalahan dalam seleksi tersebut dan masih berjalan lancar sesuai dengan prosedurnya.

“Saya tidak menangani masalah tersebut. Untuk proses rekrutmen sampai sekarang masih berjalan dan tidak ada permasalahan, silakan terkait hal tersebut konfirmasi ke bagian Propam,” jelasnya.

Penulis
Reporter
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten