Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

2 Waria DPO di Kendari yang Aniaya Pria Tak Bayar Uang Open BO Melarikan Diri ke Surabaya

2 Waria DPO di Kendari yang Aniaya Pria Tak Bayar Uang Open BO Melarikan Diri ke Surabaya
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman. Foto: Herlis/Kendariinfo. (17/11/2022).

Kendari – Dua orang waria di Kendari yang ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) diketahui melarikan ke Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Keduanya ditetapkan sebagai DPO usai menganiaya pria berinisial LMA yang tak membayar uang open booking out (BO).

Saat ditemui Kendariinfo, Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh. Eka Fathurrahman membenarkan kabar pelarian waria tersebut. Eka mengatakan bahwa pihaknya mengetahui dari boarding pass pesawat yang digunakan kedua waria tersebut.

“Benar, mereka melarikan diri ke Surabaya setelah viral karena kami selidiki dan temukan boarding pass mereka ada rute penerbangan Kendari – Surabaya,” katanya, Sabtu (4/2/2023) malam.

Tak sampai di situ, Eka juga memastikan keduanya berada di Surabaya berdasarkan hasil pelacakan lokasi ponsel milik tersangka..

“Kami sudah melacak handphone kedua waria itu, terlacak berada di Surabaya,” beber Eka.

Secara terpisah Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengatakan bahwa penetapan DPO terhadap dua waria itu diterbitkan, Senin (30/1) lalu. Penyidik mengeluarkan status DPO ini karena panggilan untuk mengikuti tahapan penyelidikan dan penyidikan tidak pernah dihadiri oleh keduanya, apalagi sudah ada surat panggilan yang diberikan berulang kali.

“Benar, kedua waria itu sudah dilayangkan panggilan berkali-kali tapi tidak hadir, makanya kita tetapkan sebagai DPO,” kata Fitrayadi.

Fitrayadi menambahkan bahwa kedua pelaku yang ditetapkan sebagai DPO ini masing-masing bernama Alan alias Lola, sedangkan satunya adalah Taufik alias Airin.

Seperti diketahui, kasus penganiayaan ini viral di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu. Awalnya, LMA memesan jasa seorang waria atau open BO menggunakan salah satu aplikasi. Ketika sudah ada kesepakatan, waria tersebut mengirimkan lokasi kepada korban. Keduanya pun bertemu di kediaman waria itu.

Sesampainya di sana, korban masuk ke dalam kamar. Ketika pelaku meminta pembayaran, korban berdalih tidak membawa uang sehingga pelaku kesal dan memanggil rekan warianya. Selanjutnya, pintu kamar dikunci, LMA pun langsung diserang dan dianiaya oleh kedua waria tersebut hingga babak belur.

2 Waria di Kendari DPO Setelah Aniaya Pria yang Tak Bayar Uang Open BO

Penulis
Reporter
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten