Sandar di Kendari, KRI Abdul Halim Perdanakusuma Ramai Dikunjungi Pelajar
Kendari – Ratusan pelajar dari SMA Negeri 4 Kendari dan SMK Negeri 7 Kendari melakukan kunjungan studi ke Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Abdul Halim Perdanakusuma saat bersandar di Dermaga Pelabuhan Mako Lanal Kendari, Rabu (18/10/2023).
Ratusan pelajar dari SMA dan SMK ini memenuhi kapal yang bertugas dalam menjalankan operasi pengamanan di perairan Indonesia.
Guru dari SMA 4 Kendari, Mikyal, mengungkapkan, tujuannya membawa siswa ke tempat ini untuk memberikan wawasan baru serta motivasi agar bisa lebih membangkitkan semangat belajar dalam menggapai cita-cita.
“Kami bawa mereka di sini untuk memperlihatkan langsung kapal perang Indonesia itu seperti apa. Dengan begitu mereka bisa menjadi termotivasi untuk makin giat belajar dalam menggapai cita-cita,” ujarnya.
Siswa yang terdiri dari kelas 10 dan 11 ini saat berada di kapal dikenalkan dengan nama serta fungsi peralatan yang ada di dalamnya. Sehingga mendapatkan pengetahuan baru.
Guru Bahasa Inggris itu menambahkan, kegiatan kunjungan semacam ini dilakukan secara rutin setiap tahunnya melalui program Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), sehingga siswa memiliki kesempatan untuk belajar lebih kreatif dan inovatif.
“Sekarang melalui program Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), melalui P5 anak-anak bisa belajar lebih kreatif dan inovatif.” ucapnya.
Di tempat yang sama, Wapadif Kom KRI AHP-355, Letda Laut (P) Nicko Adhie mengatakan bahwa kunjungan pelajar di Kota Kendari disambut baik dengan upaya memperkenalkan KRI AHP-355, beserta fungsi dan peralatan yang dimiliki kapal perang ini.
“Siswa-siswa juga sangat antusias dalam proses pembelajaran, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan. Kami menjelaskan fungsi dari setiap peralatan dan ruangan di kapal,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa KRI AHP-355 adalah kapal Frigate ex – Van Speijk Class yang berada di bawah Koarmada II. Di mana jumlah personel di dalamnya sekitar 200 orang serta kapal ini memiliki kemampuan yang andal dalam menjalankan operasi penegakan kedaulatan dan hukum di perairan Indonesia.