Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Kapolresta Kendari Sambangi Bocah Korban Peluru Nyasar, Mohon Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Kapolresta Kendari Sambangi Bocah Korban Peluru Nyasar, Mohon Maaf dan Siap Tanggung Jawab
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Aris Tri Yunarko, menemui korban peluru nyasar. Foto: Herlis Ode Mainuru/Kendariinfo. (11/2/2024).

Kendari – Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Kendari, Kombes Pol Aris Tri Yunarko, bersama sejumlah anggotanya menyambangi bocah 13 tahun yang menjadi korban peluru nyasar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (11/2/2024).

Dalam kunjungannya ke RS Bhayangkara Kendari, Kapolresta Kendari didampingi Wakapolresta Kendari, AKBP Saiful Mustofa; Kasat Intel Polresta Kendari, AKP Kaharuddin Kaendo; Kapolsek Mandonga, Kompol Nurdin; dan sejumlah personel lainnya.

Saat menemui keluarga SF, bocah yang menjadi korban peluru nyasar polisi, Aris mengakui bahwa tindakan yang dilakukan anggotanya bukanlah unsur kesengajaan.

“Kami mau tangkap remaja yang membawa sajam, bu. Anggota kami mengeluarkan tembakan peringatan tapi pelurunya sampai di rumah, ibu. Itu di luar kesengajaan dan dugaan kami, bu,” kata Aris kepada keluarga korban.

Tidak hanya itu, Aris juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Atas instruksi Kapolda Sultra, pihaknya siap bertanggung jawab dan akan menanggung segala biaya serta kebutuhan korban hingga benar-benar sembuh.

“Sekali lagi atas nama Polri, kami sangat meminta maaf,” tambahnya.

Sementara itu, paman SF, Iswan (35), pihaknya memaklumi insiden tersebut sebagai unsur yang tidak disengaja. Olehnya itu, pihak keluarga tidak ingin memperpanjang kasus tersebut. Namun mereka menitip harapan besar agar SF bisa diberikan pelayanan terbaik hingga benar-benar pulih.

“Terkait kejadiannya, kami bisa maklumi. Kendala kami sebenarnya hanya masalah biaya, karena korban ini masuk di RS Bhayangkara tanpa BPJS,” paparnya.

Baca Juga:  Polisi Sebut Bentrokan Oknum TNI Vs Brimob saat Laga Sepak Bola di Busel Sudah Damai

Namun karena pihak kepolisian siap bertanggung jawab, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih. Proses operasi pengangkatan sisa proyektil peluru pun berjalan lancar dan biaya ditanggung oleh kepolisian.

“Terima kasih semua sudah diakui dan biaya keponakan saya ini ditanggung oleh kepolisian. Alhamdulillah kondisi FS sudah membaik,” pungkasnya.

Keluarga Korban Buka Suara soal Kasus Peluru Nyasar Polisi di Kendari

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten