Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Aksi Positif Komunitas Abulangit, Tambal Jalan Berlubang di Kendari Demi Cegah Kecelakaan

0
0
Tim Abulangit Official saat meratakan aspal dingin di sebuah lubang di Jalan Terong, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Foto: Kendariinfo. (19/4/2026).

Kendari – Komunitas sosial bernama Abulangit Official melakukan aksi sosial dengan menambal sejumlah lubang di Jalan Terong, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini dilakukan secara swadaya sebagai bentuk partisipasi masyarakat menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Aksi tersebut menyasar titik-titik jalan yang dinilai rawan menyebabkan kecelakaan. Sedikitnya ada 13 titik jalan berlubang yang diperbaiki oleh tim komunitas di ruas jalan tersebut.

“Ini bermula dari kesadaran teman-teman. Kami melihat ada beberapa kasus kecelakaan yang diinformasikan oleh rekan-rekan kami, yang disebabkan oleh jalan berlubang,” ujar Tim Abulangit Official, Harun Andi saat ditemui awak media, Minggu (19/4).

Tim Abulangit Official saat meratakan aspal dingin di sebuah lubang di Jalan Terong, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Foto: Kendariinfo. (19/4/2026).

Ia menjelaskan, ide untuk melakukan penambalan jalan sebenarnya sudah muncul sejak beberapa tahun lalu. Namun, rencana itu baru bisa terealisasi setelah adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk yang memiliki kompetensi di bidang perbaikan jalan.

“Kami sempat berdiskusi dengan beberapa pihak, lalu akhirnya bisa bergabung dalam satu aksi bersama hingga terlaksana seperti sekarang,” bebernya.

Sebelum melakukan perbaikan, tim terlebih dahulu melakukan survei lapangan untuk menentukan titik prioritas. Selain itu, laporan dari masyarakat juga menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan lokasi yang perlu segera ditangani.

“Kami melakukan survei keliling, termasuk nantinya akan kami survei kawasan sekitar Jalan Panglima Polim,” jelas Harun.

Adapun beberapa lokasi yang telah ditambal di antaranya kawasan ruas jalan By-pass, sekitar SDN 8 Kendari, Jalan Wayong, hingga Jalan Terong. Seluruh kegiatan dilakukan secara gratis dengan dukungan dari sejumlah pihak, termasuk pengusaha aspal.

Harun menegaskan, pihaknya akan terus bergerak selama masih ada laporan masyarakat terkait jalan berlubang. Ia juga berharap aksi ini dapat menginspirasi warga lain untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong.

“Kita sering mendengar bahwa negara harus hadir, tapi kita juga sebagai masyarakat harus hadir dalam hal-hal seperti ini,” tutupnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: