Alasan Polres Kolaka Belum Ungkap Kasus Pembunuhan Pasutri di Samaturu

Kolaka – Kasus pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) di Desa Sanisani, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga kini masih menjadi misteri. Setelah lebih dari satu tahun berlalu sejak peristiwa tragis yang menewaskan Nurdin (54) dan Rana (44) pada Senin, 16 September 2024 lalu, pihak kepolisian belum berhasil mengungkap siapa pelaku di balik kejadian berdarah tersebut.
Kasat Reskrim Polres Kolaka, AKP Hastantya Bagas Saputra, mengungkapkan bahwa penyidik telah menempuh berbagai langkah penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap pelaku. Sejumlah upaya dilakukan, mulai dari pemeriksaan sekitar 40 saksi dan ahli, penggunaan anjing pelacak (K-9), hingga penyelidikan berbasis scientific melalui laboratorium forensik dan inafis.
“Penyidik telah melakukan berbagai kegiatan penyelidikan dan penyidikan, termasuk menurunkan K-9 dan melibatkan labfor serta inafis. Mohon doanya agar perkara ini cepat terungkap,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).
Meski berbagai upaya telah dilakukan, polisi mengakui ada sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah lokasi rumah korban yang terpencil, berada di kawasan perbukitan Dusun III Tokale, Desa Sanisani berjarak sekitar 600 meter dari pemukiman warga. Tidak adanya saksi yang melihat langsung kejadian turut memperlambat proses pengungkapan.
“Kondisi rumah korban cukup jauh dari pemukiman, sekitar 600 meter. Saat peristiwa itu terjadi, tidak ada saksi yang berada di sekitar TKP,” jelasnya.
Peristiwa berdarah itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Muklis yang menemukan kedua korban dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah panggung mereka pada Senin (16/9/2024) lalu. Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini sempat ditangani di masa kepemimpinan Kapolres Kolaka sebelumnya, AKBP Moh Yosa Hadi, sebelum kemudian dilanjutkan oleh AKBP Yudha Widyatama Nugraha. Namun hingga kini, meski sudah lebih dari setahun dan berganti pimpinan, penyidik Polres Kolaka masih terus berupaya mengurai teka-teki di balik pembunuhan tersebut.
Setahun Lebih Berlalu, 2 Kapolres Belum Bisa Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis Pasutri di Kolaka





