Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Antrean Kendaraan Pengisi BBM di Kendari Masih Terus Berlanjut, Mengular hingga Keluar SPBU

Antrean Kendaraan Pengisi BBM di Kendari Masih Terus Berlanjut, Mengular hingga Keluar SPBU
Antrean kendaraan yang mengular hingga ke luar SPBU Anggoeya, Kota Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (24/8/2026).

Kendari – Antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), masih terus berlanjut hingga Senin (24/8/2026).

Kendariinfo memantau antrean kendaraan masih mengular hingga keluar dari kawasan SPBU. Kondisi tersebut terlihat di SPBU Anggoeya, Jalan Banawula Sinapoy, Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia.

Pantauan pada pukul 11.50 Wita menunjukkan antrean kendaraan roda empat yang hendak mengisi BBM jenis pertalite memanjang hingga mendekati kawasan Anggoeya Regency. Panjang antrean mencapai sekitar 200 meter dari area SPBU.

Salah seorang warga, Adam, mengatakan antrean panjang BBM sudah terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Dia menduga kondisi tersebut dipengaruhi perpindahan pengguna pertamax ke pertalite setelah harga pertamax mengalami kenaikan.

“Sepertinya ini akibat dari pertamax naik, jadi pengguna pertamax akhirnya pindah pakai Pertalite jadi antreannya panjang terus,” kata Adam.

Antrean serupa juga terlihat di SPBU Saranani, Jalan Malik Raya, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga. Antrean kendaraan memanjang sekitar 200 meter hingga mencapai lampu merah Kopi Kita.

Salah seorang warga, Bair, mengaku lelah karena harus menghadapi antrean panjang yang membuat pengendara menunggu hingga berjam-jam.

“Tiap antre begini pasti berjam-jam, saya capek juga,” ujar Bair.

Kondisi tersebut diduga dipicu oleh terbatasnya pasokan pertalite di sejumlah SPBU di Kota Kendari sehingga masyarakat berbondong-bondong mencari lokasi yang masih memiliki stok.

Selain itu, kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis pertamax juga diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap pertalite. Selisih harga yang makin jauh membuat sebagian pengguna pertamax beralih menggunakan BBM bersubsidi tersebut.

Antrean di SPBU Anggoeya Kendari Mengular, Diduga Akibat BBM Pertalite Langka

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten