Beli Coto 4 Porsi, Pria Kendari Ini Malah Tipu Kasirnya Pakai Bukti Transfer Palsu

Kendari – Empat porsi coto diduga dibayar pakai bukti transfer palsu. Demikian yang dilakukan seorang pria di warung Coto Jeneberang yang beralamat di Jalan Abunawas, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (12/10/2026).
Menantu pemilik warung Coto Jeneberang, Iyan, mengatakan total pembelian pria itu sebesar Rp160 ribu. Namun, yang masuk ke rekening pemilik warung hanya Rp10 ribu.
Saat menunjukkan bukti transfer, pria itu diduga sengaja mengeditnya. “Dia beli coto empat porsi, harusnya harganya Rp160 ribu. Bukti transfer yang diperlihatkan itu Rp160 ribu, diduga palsu atau diedit,” ujar Iyan kepada Kendariinfo melalui pesan WhatsApp.
“Yang masuk di rekening hanya Rp10 ribu, dengan nama yang sama, Andi Muhammad Ardi S.,” sambungnya.
Iyan mengungkapkan, saat pria itu datang membeli, yang duduk di meja kasir adalah keponakannya yang masih berstatus sebagai siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 3 yang ditugaskan menjaga untuk sementara.
“Masalahnya yang jaga kasir itu keponakanku, anak-anak kelas 3 SD. Dia hanya lihat ada bukti transfer masuk,” terangnya.
Adanya ketidaksesuaian nominal tersebut baru disadari keluarga setelah memeriksa rekening yang digunakan untuk menerima pembayaran.
“Padahal, setelah dicek di rekening iparku, hanya Rp10.000 yang masuk,” tambahnya.
Beruntung, aksi pria tersebut terekam kamera CCTV. Dalam rekaman itu, ia terlihat mengenakan jaket dan celana berwarna hitam.
Setelah sukses menjalankan aksinya, ia meninggalkan warung coto itu menggunakan sepeda motor sekitar pukul 19.28 Wita.





