Bupati Kolaka Kenang Nazar Terakhir Anggota BPK RI Haerul Saleh: Ingin Bangun Masjid

Kolaka – Kepergian Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Kabupaten Kolaka. Sosok putra daerah itu juga menyisakan kenangan terakhir yang tak mudah dilupakan oleh Bupati Kolaka, Amri Djamaluddin.
Di rumah duka yang berada di Jalan Kakatua, Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka, Jumat (8/5/2026) malam, Amri tampak beberapa kali menahan tangis saat menceritakan komunikasi terakhirnya dengan almarhum. Percakapan itu terjadi hanya beberapa hari sebelum kabar duka datang.
Amri mengungkapkan, Haerul Saleh sempat menghubunginya secara langsung untuk membicarakan rencana pembangunan sebuah masjid di kampung halamannya. Lokasi yang diinginkan berada di sekitar kawasan Bandara Sangia Nibandera, tepatnya di jalur Poros Pomalaa – Boepinang, Kecamatan Tanggetada.
“Beliau menelepon saya tiga hari lalu. Pesannya khusus meminta dicarikan lokasi untuk pembangunan masjid di sekitar bandara. Bahkan beliau sudah memberi gambaran titik yang diinginkan,” kata Amri dengan suara terbata, Sabtu (9/5/2026).
Permintaan itu langsung ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka. Amri mengaku segera meminta Camat Tanggetada, Muslyadin melakukan pengecekan dan pemetaan lahan di wilayah yang dimaksud.
Menurutnya, rencana pembangunan rumah ibadah tersebut bukan sekadar program biasa. Masjid itu merupakan nazar lama yang ingin segera ditunaikan Haerul Saleh.
Amri menjelaskan, nazar tersebut sudah ada sejak almarhum masih menjabat sebagai Anggota DPR RI. Namun hingga kini, pembangunan masjid yang dicita-citakan itu belum sempat direalisasikan.
“Beliau bilang ingin pulang dulu ke Kolaka untuk peletakan batu pertama sebelum berangkat haji. Itu nazar beliau yang ingin segera diwujudkan,” ujarnya.
Haerul Saleh diketahui dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji pada 23 Mei mendatang. Karena itu, ia berharap proses awal pembangunan masjid bisa dilakukan sebelum keberangkatannya ke tanah suci.
Kini, percakapan mengenai pembangunan masjid tersebut menjadi komunikasi terakhir yang terus membekas di ingatan Amri. Di tengah suasana duka, kenangan itu menjadi bukti kepedulian Haerul Saleh terhadap tanah kelahirannya hingga akhir hayatnya.
Duka Mendalam, Jenazah Anggota BPK RI Haerul Saleh Disambut Isak Tangis Keluarga





