Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Di Tengah Perayaan HUT Daerah, Pelajar Konsel Susah Payah Terobos Jalan Berlumpur

Di Tengah Perayaan HUT Daerah, Pelajar Konsel Susah Payah Terobos Jalan Berlumpur
Sejumlah pelajar yang melintasi jalan poros provinsi di Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (27/4/2026).

Konawe Selatan – Di saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) berkutat dengan beragam perayaan hari jadi, serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) tengah bersiap menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-23, masyarakat di wilayah pelosok justru dihadapkan dengan infrastruktur jalan yang tak kunjung memperoleh perhatian. Seperti yang dirasakan masyarakat di Kecamatan Lalembuu, Konsel.

Kondisi jalan poros provinsi di kecamatan tersebut tengah menuai sorotan setelah beredar video yang memperlihatkan sejumlah pelajar bersusah payah melewati ruas jalan berlumpur, Senin (27/4/2026).

Dari rekaman video yang diterima Kendariinfo, sejumlah pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) melintasi badan jalan yang didominasi material tanah dengan permukaan bergelombang dan licin usai diguyur hujan. Pada sejumlah titik, permukaan jalan bahkan membentuk alur menyerupai selokan panjang.

Pemuda setempat, Rijal, berharap bertambahnya usia daerah dapat diiringi kesungguhan para pemimpin membuka mata dan melihat realitas lapangan, di mana masyarakat masih berjuang menghadapi berbagai keterbatasan.

Rijal juga meminta agar para pemimpin daerah tidak menutup telinga terhadap keluhan masyarakat yang terus menyuarakan kebutuhan terkait jalan yang layak dan kehidupan yang lebih baik.

“Jangan hanya membuka mata saat panggung hiburan digelar, melihat goyangan artis, dan gemerlap perayaan. Pemandangan yang paling layak diperhatikan adalah kenyataan hidup masyarakat,” ucap Rijal kepada Kendariinfo, Senin (27/4).

Sementara itu, Camat Lalembuu, Irwan, menyampaikan kondisi jalan yang memprihatinkan itu membentang kurang lebih 30 kilometer, mulai dari perbatasan Kecamatan Tinanggea (Konsel), hingga perbatasan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

“Dari perbatasan Kecamatan Tinanggea, sampai perbatasan Koltim, kurang lebih 30 kilometer rusak parah semua,” ujar Irwan kepada Kendariinfo, Selasa (28/4).

Irwan mengungkapkan akses jalan provinsi itu mengalami kerusakan berat yang dinilai membahayakan pengguna jalan. Tak hanya menghambat akses pendidikan, jalan tersebut juga menjadi jalur utama warga serta para pekerja yang melintas setiap hari.

“Parah sekali. Yang jelasnya jalan provinsi rusak parah tidak ada yang bagus. Kubangan sama lumpur,” pungkasnya.

Penulis
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten