Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Diduga Usai Konsumsi Es Krim, Siswa SD di Konsel Keracunan Massal

Diduga Usai Konsumsi Es Krim, Siswa SD di Konsel Keracunan Massal
Sejumlah siswa SDN 1 Landono, Kabupaten Konawe Selatan, menjalani perawatan di puskesmas usai mengalami keracunan massal diduga setelah mengonsumsi es krim kemasan. Foto: Istimewa. (10/2/2026).

Konawe Selatan – Sebanyak delapan siswa SDN 1 Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami keracunan massal diduga usai mengonsumsi es krim kemasan, Selasa (10/2/2026).

Peristiwa tersebut terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat sejumlah siswa laki-laki dan perempuan mengalami mual dan muntah.

Kapolsek Landono, Ipda Heriyanto, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab keracunan.

Kemasan es krim rasa jeruk mangga yang diduga menjadi penyebab keracunan massal siswa SDN 1 Landono, Kabupaten Konawe Selatan.
Itu Kemasan es krim rasa jeruk mangga yang diduga menjadi penyebab keracunan massal siswa SDN 1 Landono, Kabupaten Konawe Selatan. Foto: Istimewa.

“Iya benar, kami saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Untuk sementara, penyebabnya diduga karena es krim yang dikonsumsi siswa. Para siswa mengalami gejala mual dan muntah setelah mengonsumsi es krim tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, es krim yang diduga menjadi penyebab keracunan telah disita sebagai barang bukti.

“Kami juga sudah membawa sampel es krim tersebut untuk diuji di laboratorium Dinas Kesehatan (Dinkes), guna mengetahui apakah mengandung zat berbahaya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Heriyanto mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih mencari keberadaan pedagang es krim tersebut. Selain itu, ia juga mengimbau pihak sekolah agar lebih berhati-hati dalam membeli dan mengonsumsi jajanan yang tidak jelas asal-usul produknya.

“Delapan siswa yang sempat dirawat di puskesmas kondisinya sudah membaik dan telah diperbolehkan pulang. Namun, kami masih melakukan pendataan untuk memastikan tidak ada siswa lain yang mengonsumsi es tersebut tanpa terdata. Ini sebagai langkah pencegahan,” jelasnya.

Baca Juga:  Total Korban Keracunan Massal Pegawai BPSIP Sultra Bertambah, Capai Puluhan Orang
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten