Umar Bonte Sebut Perusahaan Tambang Penipu Usai Janji Smelter di Routa Konawe Tak Ditepati

Konawe – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), La Ode Umar Bonte menyambangi warga di Kelurahan Routa, Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (11/2/2026) malam. Dalam kesempatan itu, Umar Bonte mendapatkan keluhan masyarakat terkait kebohongan PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) untuk menghadirkan smelter di kawasan perusahaan.
Mendengar itu, Umar Bonte pun melontarkan kritik keras terhadap PT SCM dan sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Routa. Ia menilai perusahaan tersebut telah menipu masyarakat karena tidak menepati janji membangun smelter.
Pria yang juga mewakili masyarakat di DPD RI ini menyebut wilayah Routa merupakan salah satu penghasil nikel terbesar di Sultra dengan banyak izin usaha pertambangan (IUP) yang beroperasi, di antaranya PT SCM dan beberapa perusahaan lainnya. Namun, janji pembangunan smelter yang disampaikan sejak awal tak kunjung direalisasikan.
“Ada banyak IUP di sini, ada PT SCM dan beberapa IUP lainnya. Ini daerah penghasil nikel terbesar di Sultra. Mereka janji akan bangun smelter, tetapi ternyata bohong,” kata Umar Bonte saat menemui warga di Kelurahan Routa pada Rabu (11/2) malam.
Ia mengungkapkan, sebelum melakukan aktivitas penambangan, perusahaan tersebut datang ke Routa dengan membawa janji manis kepada masyarakat. Janji itu disampaikan saat sosialisasi dan kampanye awal, namun tidak pernah diwujudkan.
“Sebelum mereka datang menambang, mereka kampanye ke masyarakat. Katanya akan bangun smelter di sini, tetapi ternyata mereka penipu semua,” tegas Umar Bonte.
Ia juga meminta Presiden RI Prabowo Subianto memberi perhatian serius terhadap kondisi masyarakat Routa yang menurutnya masih jauh dari pusat pembangunan. Ia menegaskan dirinya berbicara langsung atas nama rakyat kecil di daerah terpencil.
“Oleh karena itu, Bapak Presiden, saya berbicara di tengah rakyat kecil, rakyat yang jauh dari kota. Saya minta daerah ini diperhatikan, kita jaga dan kita dorong agar daerah ini maju,” ucapnya.
Di akhir pernyataannya, Umar menyatakan komitmen untuk berdiri bersama masyarakat dan menolak segala bentuk suap yang berkaitan dengan kepentingan tambang.
“Saya mulai malam ini berdiri bersama ibu dan bapak semua. Saya berjanji tidak akan menerima suap,” tutupnya.
Alot Perdebatan Warga Routa dan PT SCM soal Pembangunan Smelter di Konawe





