Ditjen Hubla Periksa Sejumlah Kapal di Pelabuhan Malam Kendari, Pastikan Libur Sekolah Aman

Kendari – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemeriksaan atau ramp check terhadap sejumlah kapal penumpang malam di Pelabuhan Kapal Malam, Jalan Tinumbu, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (3/6/2026).
Kasubdit Pengukuran Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Alwan Rasyid mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran menjelang lonjakan penumpang pada masa libur sekolah.
“Sesuai arahan pimpinan kami melakukan pengecekan kapal-kapal penumpang menjelang libur sekolah. Sebab sesuai catatan kami, banyak masyarakat yang menggunakan transportasi kapal untuk bepergian dan bersilaturahmi,” kata Alwan kepada awak media, Rabu (3/6/2026).
Ramp check dilakukan dengan memeriksa berbagai aspek keselamatan kapal. Tim memeriksa kelengkapan dokumen kapal, peralatan keselamatan penumpang, alat pemadam kebakaran, sarana navigasi, hingga kesiapan awak kapal.
“Jadi pemerintah bertanggung jawab melakukan pengecekan kapal-kapal untuk menjaga keselamatan dalam perjalanan,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, petugas masih menemukan sejumlah catatan yang bersifat minor pada beberapa kapal. Temuan tersebut telah disampaikan kepada operator kapal untuk segera ditindaklanjuti sebelum lonjakan penumpang terjadi.
“Hasilnya ada catatan minor dan saya harapkan itu bisa secepatnya diperbaiki. Tapi memang mereka juga butuh waktu,” jelas Alwan.
Sementara itu, Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas II Kendari, Leksono Kuncoro Budi Widodo, mengatakan arus penumpang diperkirakan mulai meningkat dalam beberapa hari ke depan. Peningkatan terjadi seiring berakhirnya masa ujian sekolah dan dimulainya libur panjang bagi pelajar.
“Masa-masa puncaknya itu sekarang anak-anak sudah selesai ujian, kemungkinan akhir minggu ini sudah masuk puncak,” kata Leksono.
Menurutnya, puncak pergerakan penumpang diperkirakan terjadi sehari sebelum masa libur sekolah dimulai. Karena itu, seluruh kapal yang melayani rute dari dan menuju Kendari diminta memastikan standar keselamatan telah terpenuhi.
“Jadi satu hari sebelum hari H libur sekolah, di situlah puncaknya,” tutupnya.





