Festival Marching Band Baubau Resmi Dibuka, Jadi Ajang Unjuk Bakat dan Pembentukan Karakter Pelajar
Baubau – Festival marching band yang dipusatkan di Lapangan Lembah Hijau, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi dibuka pada Selasa (1/9/2026).
Festival yang dikuti kalangan pelajar se-Kota Baubau ini menjadi ajang unjuk bakat, kreativitas, serta kemampuan kerja sama tim. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan, kepemimpinan, dan sportivitas.
Melalui kegiatan ini, setiap kelompok diajarkan membangun sinergi yang baik antaranggota. Untuk menampilkan pertunjukan yang harmonis, masing-masing anggota harus mampu menjalankan peran dan tanggung jawab yang ditugaskan.
Wakil Wali Kota (Wawali) Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, mengatakan meski terdapat perbedaan di dalam suatu kelompok, perbedaan tersebut bukanlah penghalang untuk bersatu menunjukkan yang terbaik.
“Perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan ketika kita mampu menyatukannya dalam harmoni. Nilai inilah yang sangat penting untuk kita tanamkan kepada generasi muda kita,” ujarnya dalam pembukaan kegiatan.
Wa Ode Hamsinah juga berpesan agar seluruh peserta dapat saling menghormati dan menikmati setiap prosesnya. Kemenangan yang diraih dalam perlombaan bukan hanya diukur dari peringkat kejuaraan, tetapi juga keberanian untuk tampil, keinginan dan kedisiplinan berlatih, serta kemampuan menghargai orang lain.
“Menang dan kalah adalah bagian dari sebuah kompetisi. Tetapi sesungguhnya, keberanian untuk tampil, kemauan untuk berlatih, kedisiplinan untuk mempersiapkan diri, serta kemampuan untuk menghargai orang lain adalah kemenangan yang jauh lebih besar,” ungkapnya.
