Gadis asal Muna Dilaporkan Hilang Sejak Agustus 2026, Terakhir Terlihat di Kendari

Kendari – Seorang gadis asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Nurul Afifa Erni Putri (25) dilaporkan hilang. Keluarga kehilangan kontak dengan Nurul sejak awal Agustus 2026.
Nurul diketahui berdomisili di Desa Napalakura, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna. Namun, berdasarkan keterangan keluarganya, Nurul terakhir berada di Kota Kendari.
Laporan orang hilang tersebut dibuat oleh kakak sepupu Nurul, Iin Marddiya di Polsek Poasia, Kota Kendari, pada Rabu (2/9/2026).
Iin, mengatakan komunikasi dengan Nurul mulai terputus sejak awal Agustus 2026. Sebelumnya, Nurul masih sering datang ke tempat tinggal Iin di Kendari dan berkomunikasi dengan keluarga. Menurutnya, Nurul terakhir kali datang ke indekosnya pada bulan Agustus 2026.
“Iya Kendari, karena terakhir kali dia datang di kosku bulan lalu,” kata Iin kepada Kendariinfo, Rabu (2/9).
“Nurul tidak ada mi keluarganya, hanya sepupu-sepupunya yang di kampung,” lanjutnya.
Ia mengatakan keluarga kemudian mulai khawatir karena Nurul diketahui memiliki riwayat penyakit autoimun dan tiroid.
“Baru kita khawatirkan dia punya penyakit,” ujarnya.
Nurul juga diketahui pernah bekerja di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kendari, tetapi saat ini sudah tidak bekerja. Keluarga belum mengetahui secara pasti tempat tinggal indekos Nurul.
“Lokasi tempat tinggal tidak diketahui karena dia tidak mau kasih tahu orang. Tapi terakhir dia kerja di Punggolaka, tapi berhenti mi,” kata Iin.
Berdasarkan laporan polisi, Nurul memiliki ciri-ciri rambut panjang sebahu, kulit sawo matang, badan agak kurus, serta tinggi sekitar 150 sentimeter. Sementara berdasarkan keterangan keluarga, Nurul terakhir terlihat mengenakan helm merah, baju hitam, dan celana hitam.
Keluarga berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan Nurul dapat memberikan informasi ke kantor polisi atau keluarganya di nomor 085346139364.





