Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

I-Smart Competition 2026 MAN IC Kendari Diikuti 200 Peserta dari 24 Sekolah se-Sultra

I-Smart Competition 2026 MAN IC Kendari Diikuti 200 Peserta dari 24 Sekolah se-Sultra
Pembukaan I-Smart Competition 2026 yang dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (16/4/2026).

Kendari – Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kendari menggelar I-Smart Competition 2026 yang diikuti sebanyak 200 peserta dari 24 sekolah tingkat kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketua Panitia I-Smart Competition 2026, Aqli Taufiqul Hakim, menyampaikan kegiatan ini berlangsung selama lima hari, 16 – 20 April 2026, dengan mempertandingkan 16 cabang lomba.

“Total ada 24 sekolah yang ikut dengan jumlah sekitar 200 peserta. Kegiatannya berlangsung selama lima hari ke depan,” ujarnya.

Adapun 16 cabang lomba yang dipertandingkan meliputi olimpiade IPA, matematika, dan IPS; lomba cerdas cermat (LCT) IPA, IPS, dan matematika; story telling; pidato bahasa daerah; debat Bahasa Indonesia dan Inggris; sang juara; vlog 3 menit; menari; song cover (Inggris dan daerah); catur; hingga lomba poster.

Kepala MAN IC Kendari, Ismail Z. Betawi, mengatakan I-Smart Competition merupakan ajang pengembangan kreativitas, bakat, dan minat siswa, sekaligus sarana membangun kepercayaan diri.

“I-Smart Competition ini menjadi wadah untuk mengembangkan soft skill siswa, sekaligus membentuk kepercayaan diri mereka. Karena visi kami adalah mencetak pemimpin yang mampu memengaruhi dan mencapai tujuan,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa kompetisi ini telah terintegrasi dengan pusat prestasi nasional, sehingga sertifikat yang diperoleh peserta berprestasi dapat menjadi nilai tambah untuk melanjutkan pendidikan.

“Ajang ini sudah masuk dalam pusat prestasi nasional, sehingga sertifikatnya bisa dimanfaatkan oleh siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Hendak Memancing, 3 Remaja Temukan Orok Bayi di Kali Pasar Lapulu Kendari

Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra, Hugua, menilai kompetisi tersebut sangat penting dalam melatih kemampuan siswa menghadapi dunia nyata.

“Ini penting karena melatih mereka berkompetisi berdasarkan hasil pendidikan, bukan sekadar rencana. Ketika mereka mampu tampil dan berprestasi, berarti skill dan pengetahuan mereka sudah siap bersaing di dunia nyata,” ujarnya.

Ia juga menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sarana pendidikan, khususnya di bidang riset.

“Kami mendorong adanya penguatan fasilitas, terutama laboratorium riset, agar siswa bisa mengembangkan kemampuan secara lebih terukur, baik kuantitatif maupun kualitatif,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten