Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Ibu di Kendari Diduga Diperkosa Tetangga, Modus Pelaku Ajak Makan di Kebi

Ibu di Kendari Diduga Diperkosa Tetangga, Modus Pelaku Ajak Makan di Kebi
Kanit Reskrim Polsek Mandonga, Ipda Andry Irwanto saat ditemui di ruang kerjanya. Foto: Ferito Julyadi/Kendariinfo. (1/12/2022).

Kendari – Seorang ibu di Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial NN (36) mendatangi Polsek Mandonga untuk melaporkan dugaan tindak pemerkosaan yang dilakukan tetangganya berinisial SS terhadap dirinya, Selasa (29/11/2022).

Kanit Reskrim Polsek Mandonga, Ipda Andry Irwanto yang ditemui Kendariinfo membenarkan laporan tersebut. Dia menuturkan, dugaan tindak pemerkosaan yang dialami korban terjadi pada Rabu (16/11) sekitar pukul 21.00 WITA, di salah satu hotel di Kota Kendari.

“Awalnya korban diajak pelaku dan istrinya untuk jalan dan makan-makan di Kendari Beach (Kebi),” tutur Andry kepada Kendariinfo, Kamis (1/12).

Kemudian mereka berboncengan tiga dari Kecamatan Puuwatu dengan tujuan Kebi, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat.

Sebelum ke Kebi, ketiganya terlebih dahulu singgah di penjual pakaian daerah Wuawua. Saat di sana, pelaku mengatakan akan mengantar korban lebih dulu ke Kebi, dengan dalih takut kena tilang polisi jika berbonceng tiga.

“Jadi pelaku ini bilang ke istrinya akan mengantar duluan korban ke Kebi. Kemudian nanti menjemput istrinya, alasannya karena takut kena tilang,” sambungnya.

Baik korban maupun istri pelaku tidak menaruh curiga, sehingga mengiyakan perkataan SS. Namun, bukannya sampai di Kebi, pelaku justru membawa korban ke sebuah hotel.

“Pelaku mengancam korban akan meninggalkannya jika menolak berhubungan badan. Korban yang takut ditinggal karena tidak begitu mengetahui wilayah Kota Kendari, dengan terpaksa melayani pelaku. Setelah berhubungan badan, pelaku mengantar korban ke Kebi, lalu menjemput istrinya. Ketiganya pun makan-makan lalu pulang,” jelasnya.

Baca Juga:  2 Bidan yang Bantu Gugurkan Janin Anak di Kendari Diupah Rp5 Juta

Dugaan tindak pemerkosaan ini terungkap, setelah suami korban yang merupakan pekerja di Morosi, Kabupaten Konawe mendapati sebuah luka di payudara istrinya itu.

Korban pun ditanya oleh suaminya perihal luka tersebut. Hingga akhirnya, ibu anak satu itu membeberkan bahwa dirinya pernah berhubungan badan dengan pelaku karena diancam. Mengetahui hal itu, suami korban pun tidak terima, kemudian mendatangi Polsek Mandonga untuk membuat laporan.

“Korban yang ditemani suaminya datang kemari untuk membuat laporan. Untuk luka di payudara, korban sendiri pun tidak begitu mengetahui, apakah luka itu didapat saat bersetubuh dengan pelaku karena dikasari atau bagaimana dia tidak tahu,” terangnya.

Perwira polisi berpangkat satu balok emas itu mengungkapkan, saat pengambilan keterangan, korban tidak begitu mengetahui pasti di mana lokasi hotel tempat dirinya disetubuhi oleh pelaku.

“Korban ini sebenarnya sudah lama tinggal di Kendari, tapi tidak pernah keluar jalan-jalan. Jadi tidak begitu tahu daerah Kendari. Keterangannya tentang lokasi hotel berubah-ubah,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Andry menegaskan, kasus dugaan pemerkosaan ini masih pihaknya dalami. Upaya pengambilan keterangan pelaku pun sudah dilakukan.

“Kami sudah datangi rumah terduga pelaku, tetapi dia tidak ada. Istrinya pun tidak tahu keberadaannya, kasus ini masih proses penyelidikan kami,” tegasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten