Jembatan Baru Tambat Labuh Kendari Rusak, karena Lumpur dan Tiangnya Goyang

Kendari – Jembatan (trestle) baru kawasan Tambat Labuh Kendari di Jalan Ir. H. Alala, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), telah rusak sejak bulan lalu.
Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) Penataan Kawasan Tambat Labuh Kendari, Tokhfa Ismail, mengatakan rusaknya jembatan karena dibangun di area berlumpur dan tiang penyangga goyang, sebab tidak mampu menahan materiel di atasnya.
“Lokasinya lumpur, tiang penyangganya goyang. Makanya kemarin ada penurunan di sana,” katanya melalui sambungan telepon, Senin (9/12/2024).
Dia menjelaskan proyek tersebut telah rusak sejak awal November 2024 dan kini sedang dilakukan perbaikan kembali.
“Sekitar November kemarin (kejadiannya). Di awal-awal November kami sudah rapat agar segera dilakukan pembenahan,” jelasnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Kendari, La Ode Abdul Manas Salihin, mengaku sudah menerima informasi tersebut. Pihaknya juga telah mengarahkan pelaksana kegiatan untuk menyelesaikan masalah itu.
“Iya, pekerjaan di perhubungan. Penataan kawasan Tambat Labuh Kendari. Memang terjadi kerusakan, lalai memang,” tuturnya.
Abdul menerangkan proyek tersebut dibangun menggunakan APBD Kota Kendari 2023 senilai Rp2 miliar. Proses pengerjaan berdasarkan kontrak dimulai sejak Desember 2023 – Februari 2024. Saat ini pun masih dalam tahap pemeliharaan, selama 10 bulan, sejak diresmikan.


