Jembatan Penghubung di Kolaka Putus Akibat Diterjang Banjir Bandang

Kolaka – Sebuah jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Watubangga, Desa Kastura dan Matausu, di Kabupaten Kolaka terputus akibat diterjang banjir bandang yang terjadi pada Selasa (4/7/2023) pagi.
Dalam video yang beredar, jembatan tersebut dalam kondisi retak berat dan mengalami longsor. Kondisinya cukup parah yang membuat kendaraan tidak bisa melintas. Sedangkan air sungai yang tinggi dan cukup deras menerjang wilayah itu.
Seorang warga dalam rekaman video amatir menjelaskan kondisi usai banjir melanda di kawasan tersebut. Ia mengatakan jembatan itu sudah tidak bisa dilalui baik masyarakat umum maupun kendaraan.
“Saat ini jembatan menuju Desa Matausu sudah ambruk habis dan tidak bisa dilewati lagi karena kondisi yang sangat parah. Sudah banyak patahan banjirnya juga cukup lumayan dan sampah-sampah yang ada,” ungkapnya.
Seperti diketahui, jembatan tersebut merupakan jalur jalan poros Kabupaten Kolaka dan Kolaka Timur. Menurut warga setempat, jembatan yang sudah dibangun sejak 10 tahun lebih, saat ini tidak bisa digunakan sama sekali.
Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka, Akbar menuturkan dalam keterangan resminya fasilitas umum terdampak selain jembatan penghubung yang rusak berat, ada jalan umum, rumah ibadah baik gereja dan masjid, pondok pesantren, fasilitas pendidikan hingga fasilitas air bersih masyarakat yang rusai berat.
Ia menjelaskan penyebab bencana alam banjir tersebut akibat sungai di Kabupaten Kolaka meluap karena curah hujan yang cukup tinggi.
“Banjir yang terjadi Selasa kemarin akibat meluapnya sungai-sungai karena intensitas hujan yang cukup tinggi,” ujarnya, Rabu (5/7).
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem terutama curah hujan tinggi yang bisa saja banjir sewaktu-waktu datang kembali.





