Kabut Asap Diprediksi Masih akan Selimuti 14 Wilayah di Sultra pada 20 – 22 Oktober 2026
Kendari – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kabut asap kategori sedang berpotensi menyelimuti 14 wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa hari kedepan. Kondisi tersebut terjadi di tengah masih terdeteksinya 189 titik panas di Sultra berdasarkan pemantauan satelit pada, Minggu (18/10/2026).
Dalam pemutakhiran informasi sebaran asap periode 20 – 22 Oktober 2026, BMKG Sultra menyebut kabut asap masih teramati di sejumlah wilayah berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari 9 pada Senin (19/10).
Pengamatan di Stasiun BMKG Kota Baubau, Kota Kendari, Ranomeeto (Konawe Selatan), dan Pomalaa (Kolaka) hingga pukul 10.00 Wita juga menunjukkan kondisi udara kabur akibat asap. Jarak pandang mendatar sempat berkurang hingga kurang dari 5 kilometer (km), sebelum membaik menjadi 8 – km menjelang sore dan malam.
BMKG menjelaskan sebaran asap yang mencapai Sultra berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lokal maupun wilayah di luar Sultra, seperti Papua Selatan dan Maluku. Angin yang umumnya bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 2 – 20 knot membawa asap dari wilayah tersebut ke Sultra.
Sementara itu, pemantauan satelit VIIRS dan MODIS pada Minggu (18/10) mendeteksi 189 titik panas di Sultra dengan tingkat kepercayaan rendah hingga tinggi.
Titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi terdeteksi di Kota Baubau satu titik, Kabupaten Bombana dua titik, Kabupaten Buton satu titik, Kabupaten Konawe Utara satu titik, dan Kabupaten Muna satu titik.
BMKG menegaskan titik panas merupakan anomali suhu yang terdeteksi satelit dan bukan merupakan konfirmasi bahwa kebakaran benar-benar terjadi di lokasi tersebut.
Berdasarkan prakiraan BMKG, kabut asap kategori sedang berpotensi terjadi di Kabupaten Kolaka dan sebagian Kabupaten Bombana pada 20 – 21 Oktober 2026.
Potensi sebaran asap diperkirakan meluas pada 22 Oktober 2026, mencakup Kota Kendari, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Bombana, Kota Baubau, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Konawe, Kabupaten Muna, dan Kabupaten Muna Barat.
Di sisi lain, indeks kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM2.5 di Sultra pada 19 – 22 Oktober 2026 diprakirakan berada pada kategori baik hingga sedang. BMKG menyebut kondisi tersebut berpotensi berulang selama beberapa hari ke depan.
BMKG mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta menutup jendela ketika asap mulai pekat. Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan masyarakat dengan gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan juga diminta mewaspadai penurunan jarak pandang serta menyalakan lampu kendaraan atau kapal apabila kondisi tersebut terjadi.
