Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Travel

Kabut Asap Masih Selimuti Kendari, Operasional Penerbangan Bandara Haluoleo Belum Terpengaruh

Kabut Asap Masih Selimuti Kendari, Operasional Penerbangan Bandara Haluoleo Belum Terpengaruh
Kondisi Bandara Haluoleo Kendari yang operasionalnya masih berjalan normal meski diselimuti kabut asap. Foto: Dok. Humas Bandara Haluoleo.

Kendari – Kabut asap yang masih menyelimuti Kota Kendari belum mengganggu operasional penerbangan di Bandara Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Seksi Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat Bandara Haluoleo, Tarman, mengatakan berdasarkan laporan meteorologi penerbangan atau METAR yang diterbitkan pada, Rabu (14/10/2026) pukul 08.30 Wita jarak pandang di kawasan bandara tercatat 2,5 kilometer (km).

“Berdasarkan informasi terakhir, status operasional Bandara Haluoleo adalah OPEN dan kegiatan operasional penerbangan masih berjalan normal,” ujar Tarman dalam keterangan resminya, Rabu (14/10).

Laporan METAR mencatat jarak pandang di Bandara Haluoleo mencapai 2.500 meter atau 2,5 km dengan fenomena asap. Suhu udara tercatat 25 derajat celsius, titik embun 21 derajat celsius, dan tekanan udara 1.016 hPa. Kondisi angin dilaporkan tenang, sedangkan awan tersebar berada pada ketinggian 1.400 kaki.

Berdasarkan informasi AirNav Kendari, batas minimum jarak pandang untuk pendekatan pendaratan menggunakan fasilitas Instrument Landing System (ILS) adalah 2.100 meter atau 2,1 km. Dengan jarak pandang aktual 2,5 km, kondisi tersebut masih berada di atas batas minimum yang diinformasikan.

Meski demikian, jarak pandang yang memenuhi batas minimum tidak serta-merta menjamin seluruh pesawat dapat mendarat. Tarman menjelaskan keputusan pendaratan tetap menjadi kewenangan pilot dan operator penerbangan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta aspek keselamatan.

“Keputusan operasional pendaratan tetap menjadi kewenangan pilot dan operator penerbangan dengan mempertimbangkan prosedur pendekatan yang berlaku, kondisi cuaca aktual, informasi penerbangan, serta aspek keselamatan penerbangan,” jelas Tarman

Pihak Bandara Haluoleo terus memantau perkembangan cuaca dan jarak pandang serta berkoordinasi dengan AirNav Kendari, Meteo Lanud Haluoleo, dan BMKG untuk memperoleh informasi terkini.

Penumpang juga diimbau untuk memperhatikan informasi resmi dari maskapai masing-masing terkait jadwal dan status penerbangan.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten