3 Pekerja di Kendari Ditangkap Usai Diduga Curi Aki Perusahaan Senilai Rp20 Juta

Kendari – Tiga pekerja di PT Manunggal Sarana Surya Pratama, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), ditangkap polisi usai diduga mencuri aki milik perusahaan tempat mereka bekerja. Akibat kejadian tersebut, perusahaan mengalami kerugian mencapai Rp20,4 juta.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial RU, AD, dan HA. Mereka diduga melakukan pencurian aki secara bertahap pada 3 dan 5 Oktober 2026.
“Ketiganya mengaku telah melakukan pencurian dengan pemberatan di PT Manunggal Sarana Surya Pratama,” kata Welliwanto melalui keterangan resminya, Selasa (13/10/2026).
Pencurian tersebut terungkap setelah pihak perusahaan memeriksa rekaman CCTV. Dalam rekaman itu, terlihat aktivitas pemindahan aki dari dalam kontainer ke kendaraan operasional perusahaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku diduga mengambil aki dari dalam kontainer workshop, kemudian menyembunyikannya di dalam dump truck. Aki tersebut selanjutnya dipindahkan ke kendaraan operasional lainnya sebelum dibawa keluar dari lokasi.
“Sebanyak 60 buah aki dilaporkan hilang dengan total kerugian sekitar Rp20,4 juta,” demikian keterangan dalam laporan pengungkapan kasus tersebut.
Polisi menangkap ketiga pelaku pada Sabtu (10/10) di lokasi berbeda di Kota Kendari. RU diamankan di Jalan Tina Orima, Kecamatan Kadia, AD ditangkap di Kelurahan Anggalomelai, Kecamatan Abeli, sedangkan HA diamankan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Kadia.
Dalam pemeriksaan, ketiganya mengaku telah menjual 10 aki hasil curian kepada penimbang besi di Jalan Mekar Jaya 1, Kendari, dengan harga Rp250 ribu per buah. Dari penjualan tersebut, mereka memperoleh uang Rp2,5 juta yang kemudian dibagi di antara ketiganya.
Polisi turut menyita uang tunai Rp600 ribu milik RU, Rp300 ribu milik AD, dan Rp187 ribu milik HA. Selain itu, polisi mengamankan sejumlah pakaian yang diduga digunakan saat beraksi serta 10 aki yang masih dalam pencarian.
Ketiga pelaku diketahui bekerja di workshop perusahaan tersebut, masing-masing sebagai mekanik, welder, dan helper mekanik. Polisi masih mendalami kasus pencurian tersebut.





