Korban Dugaan Penipuan Tiket Murah MC Kondang Kendari Masih Bertambah, Polisi Diminta Gerak Cepat

Kendari – Korban dugaan penipuan pembelian tiket pesawat murah yang menyeret seorang master of ceremony (MC) berinisial SF di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), terus bertambah. Sejumlah korban yang mengalami kerugian hingga lebih dari Rp100 juta, meminta polisi segera menuntaskan penanganan laporan tersebut.
Salah satu korban berinisial H mengatakan, di kelompoknya terdapat empat orang yang menjadi korban dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp100 juta. Menurutnya, setelah laporan dibuat, masih ada korban lain yang mengaku mengalami kasus serupa dengan modus pembelian tiket pesawat.
“Kalau di kelompok saya itu hanya berempat, total kerugiannya seratus lebih. Setelah kami laporan, masih ada lagi korban lainnya, tapi mereka melapornya di Polda Sultra. Mereka juga banyak kerugiannya,” kata H saat dikonfirmasi Kendariinfo, Sabtu (5/9/2026).
H mengatakan laporan pertama terkait dugaan penipuan tersebut telah dibuat di Polresta Kendari pada Jumat (14/8). Ia menyebut pihaknya mendapat informasi bahwa SF telah dipanggil untuk memberikan keterangan kepada penyidik.
“Sudah hampir sebulan kami lapor. Katanya SF ini sudah dipanggil, tapi dia tidak bawa dokumen-dokumen, masih mau dipanggil lagi,” ujarnya.
Menurut H, perkara yang dilaporkan para korban yang baru ini masih berkaitan dengan dugaan penipuan pembelian tiket pesawat. Para korban sebelumnya percaya kepada SF karena telah mengenal dan berteman dengan yang bersangkutan.
“Persoalannya masih soal tiket. Setelah kami lapor, ternyata muncul lagi korban-korban lainnya. Makanya kami berharap polisi bisa segera bergerak dan menangani kasus ini,” tuturnya.
Sementara, korban NI mengatakan pihaknya juga sudah memenuhi panggilan polisi untuk memberikan keterangan. “Sementara penyidikan, kami dipanggil kembali. Jadi sekarang SF lagi diminta untuk lengkapi bukti-bukti transfer,” bebernya kepada Kendariinfo, Sabtu (5/9).
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau mengatakan saat ini pihaknya tengah memproses laporan tersebut.
“Sudah dalam proses dan perkara sudah tahapan penyidikan,” ujar Welliwanto kepada Kendariinfo, Sabtu (5/9).
Sebelumnya, sejumlah warga di Kendari mengaku menjadi korban dugaan penipuan tiket pesawat murah yang ditawarkan SF. Para korban mengaku tergiur karena harga tiket yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga pasaran.
Salah satu korban berinisial MA mengaku mengalami kerugian sekitar Rp39 juta. Uang tersebut telah dibayarkan untuk pembelian tiket pesawat pulang-pergi.
Korban lainnya, NI, mengaku ibunya mengalami kerugian sekitar Rp51 juta setelah memesan sejumlah tiket untuk perjalanan ke Yogyakarta. Tiket yang dijanjikan disebut tidak diterima hingga hari keberangkatan.
Sementara H sebelumnya mengaku mengalami kerugian sekitar Rp14 juta untuk pembelian tiket perjalanan ke Jakarta dalam rangka menghadiri wisuda anaknya.
“Kalau saya total kerugian sekitar Rp14 juta, mau keberangkatan wisuda anak saya ke Jakarta. Modusnya sama, dia menawarkan tiket murah,” kata H kepada Kendariinfo, Sabtu (15/8) lalu.
H mengatakan dirinya telah mengenal SF selama sekitar 10 tahun sehingga tidak menaruh kecurigaan ketika ditawari tiket dengan harga murah.
Modus Tiket Murah, MC Kondang Kendari Diduga Tipu Temannya Ratusan Juta





