Korban Penikaman di Kendari Beri Keterangan Palsu, Ketahuan Usai Polisi Tangkap Pelaku

Kendari – Pria berinisial AAM (20), warga Kelurahan Benu-Benua, Kecamatan Kendari Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra) ternyata memberi keterangan palsu terkait lokasi dan kronologis penikaman yang dialaminya, Selasa (5/7/2022). Fakta itu terungkap setelah polisi menangkap dan mendengarkan keterangan pria terduga pelaku inisial MA (17), Rabu (6/7).
Dalam laporan penikaman di Polresta Kendari, AAM mengaku ditikam orang tak dikenal (OTK) di depan Big Hotel Jalan Budi Utomo, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari usai menarik uang di ATM Indomaret. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku, AAM ditikam di dalam kamar Big Hotel.
Wakapolresta Kendari, AKBP Saiful Mustofa, mengatakan MA melakukan penikaman karena cemburu setelah memergoki kekasihnya inisial DD bersama AAM. Dia menyebut, awalnya MA dan kekasihnya bersama-sama di Big Hotel. Namun MA meninggalkan DD di Big Hotel sekitar pukul 03.00 WITA. Saat kembali, MA melihat DD dan AMM beduaan di dalam kamar Big Hotel, Selasa (5/7) sekitar pukul 06.00 WITA.

“Sekitar pukul 06.00 WITA, MA kembali lagi ke kamar Hotel Big. Ketika tiba di kamar pacarnya sudah bersama dengan laki-laki lain,” kata Saiful melalui keterangan resminya, Rabu (6/7).
Saat itu, sempat ada pertengkaran antara MA dan AAM dalam kamar. Namun MA tiba-tiba mencabut badik yang disimpan di pinggangnya lalu menikam perut AAM. Selanjutnya, MA dan kekasihnya langsung meninggalkan Big Hotel. Akibat penikaman itu, AAM yang ditemukan tak sadarkan diri terpaksa dilarikan ke RS Bhayangkara untuk menjalani perawatan medis.
“Terjadi perkelahian di dalam kamar. Korban ditikam dan mengenai bagian perutnya. Setelah itu, MA membawa DD untuk meninggalkan kamar Hotel Big,” jelasnya.
Saiful mengungkapkan, MA yang melarikan diri usai penikaman berhasil dibekuk polisi di Desa Sabulakoa, Kecamatan Sabulakoa, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Rabu (6/7) sekitar pukul 06.30 WITA. Saat penangkapan, MA juga didapati masih bersama kekasihnya DD.
“Setelah kejadian, tim langsung melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku. Pada Rabu, tersangka ditangkap di Desa Sabulakoa. Saat penangkapan, tersangka masih bersama pacarnya,” pungkasnya.


