Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

L’Oreal Renovasi Bank Sampah Kodya Kendari, Kini Layani 150 Nasabah

L’Oreal Renovasi Bank Sampah Kodya Kendari, Kini Layani 150 Nasabah
Sejumlah ibu-ibu saat membawa sampahnya ke Bank Sampah Kodya di Kelurahan Watuwatu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (25/7/2026).

Kendari – L’Oreal bersama Naturevolution merenovasi Bank Sampah Kodya di Kelurahan Watuwatu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Fasilitas yang diperbarui itu kini mendukung pengelolaan sampah bagi sekitar 150 nasabah yang telah tergabung di bank sampah tersebut, Sabtu (25/7/2026).

Selain merenovasi bangunan, L’Oreal juga melengkapi berbagai fasilitas penunjang operasional, mulai dari timbangan, meja dan kursi, buku tabungan nasabah, hingga perlengkapan administrasi. Dalam kegiatan itu, L’Oreal dan Naturevolution juga meluncurkan program pemberdayaan perempuan.

Waste Management Naturevolution, Wawan Setiawan, mengatakan Bank Sampah Kodya menjadi salah satu bank sampah dengan sistem administrasi terbaik yang berada di bawah pendampingan Naturevolution.

Menurutnya, meski volume sampah yang dikelola masih di bawah satu ton, tata kelola dan sistem pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

“Kalau dari sisi volume memang masih di bawah satu ton. Tetapi secara administrasi paling bagus dan paling tertib. Sistemnya juga kami suka karena setiap Sabtu menerima sampah dari masyarakat, kemudian setiap Minggu hasilnya dijual,” ujar Wawan, Sabtu (25/7).

Ia mengungkapkan, hingga 2026 jumlah nasabah Bank Sampah Kodya telah mencapai sekitar 150 orang. Tak hanya di Watuwatu, L’Oreal juga menyerahkan dua unit perahu untuk mendukung operasional bank sampah di wilayah pesisir Talia dan Petoaha.

Sementara itu, Lurah Watuwatu, Suriatno Daud, mengapresiasi dukungan L’Oreal dan Naturevolution yang dinilai memperkuat pengelolaan sampah di wilayahnya.

Ia berharap keberadaan sarana baru tersebut dapat mendorong lahirnya aksi nyata masyarakat dalam menjaga lingkungan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Kami ingin kegiatan seperti ini benar-benar menjadi gerakan bersama. Harapannya setiap RT memiliki perwakilan bank sampah yang nantinya terhubung ke Bank Sampah Kodya sehingga pengelolaan sampah bisa makin luas,” kata Suriatno.

Ia menambahkan, Pemerintah Kelurahan Watuwatu telah membentuk satu bank sampah baru di kawasan Amarilis dan akan terus mendorong pembentukan bank sampah di RT lainnya sebagai upaya memperluas pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Kelola Lebih 3 Ton Limbah, Sejumlah Bank Sampah Talia Kendari Terima Bantuan 4 Kapal

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten