Luas Perkebunan Pala di Sultra Capai 7.158 Hektare

Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat luas areal perkebunan pala di wilayahnya saat ini mencapai 7.158 hektare. Komoditas ini tersebar di dua kabupaten utama, yakni Konawe Kepulauan (Konkep) dan Konawe Selatan (Konsel), yang dinilai memiliki iklim ideal untuk pengembangan pala.
Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura (Disbun Horti) Sultra, La Ode Muhammad Rusdin mengatakan, dari total luas lahan tersebut, sekitar 2.652 hektare telah masuk kategori lahan produktif atau sudah menghasilkan. Sementara sisanya, sekitar 4.000 hektare, masih dalam tahap belum produksi karena tanaman masih muda atau baru ditanam.
“Meski sebagian besar masih dalam fase belum produksi, potensi pala di Sultra cukup menjanjikan jika dilihat dari luas tanam dan iklim wilayah,” kata Rusdin, Senin (30/6/2025).
Berdasarkan data Disbun Horti Sultra, hingga Juni 2025, produksi pala di Sultra mencapai 778 ton, dengan rata-rata produktivitas 296,38 kilogram per hektare. Pala dinilai memberi kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi di sektor perkebunan.
Saat ini, ada 9.921 petani terlibat dalam budidaya pala. Mereka tersebar di lahan-lahan milik rakyat yang menjadi tumpuan utama pengembangan tanaman pala secara swadaya maupun melalui program bantuan pemerintah.
Rusdin menyebut, pengembangan pala merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemprov Sultra dalam memperkuat subsektor perkebunan berbasis kerakyatan. Pala dianggap memiliki prospek pasar yang luas, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.
Sebagai tindak lanjut dari visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR)-Hugua, Disbun Horti akan memprioritaskan sejumlah program penguatan, seperti peremajaan tanaman, penyediaan bibit unggul, pelatihan teknis budidaya, dan kemitraan dengan industri pengolahan hasil pala.
“Pemerintah daerah terus mendukung petani pala melalui pelatihan, pendampingan teknis, serta fasilitasi akses bantuan dan pembiayaan, agar ke depan produksi dan produktivitas terus meningkat,” tutupnya.





